BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Penjabat Bupati Kabupaten Kotawaringin Barat, Budi Santosa menyampaikan wisata kuliner daerah Bumi Marunting Batu Aji agar dimaksimalkan.
Hal tersebut disampaikan pada pembukaan dpelatihan peningkatan inovasi dan higienitas sajian kuliner oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kobar yang dilaksanakan selama 22 -25 Juni 2024.
Di sini Budi Santosa meminta pengelola wisata hingga pelaku UMKM kajian kuliner untuk membuat inovasi makanan khas Kabupaten Kobar menjadi kuliner yang menarik dan diminati wisatawan asing.
"Karena yang nginap di hotel ini pasti orang luar Pangkalan Bun, makanya masukan saya 'kenapa yang jualan Coto Manggala tidak 24 jam?' Saya minta Dispar Kobar komunikasikan dengan Disperindagkop UKM Kobar untuk merumuskan itu," ujarnya, Sabtu, 22 Junu 2024.
Pj Bupati Kobar mengatakan, ciptakan image kuliner unggulan yang bagus untuk daerah, menyajikan secara kreatif memaksimalkan wisata kuliner dengan melihat sosial, budaya, serta politik di masyarakat.
Dia melihat jumlah pengunjung wisatawan asing lebih banyak berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting dibandingkan destinasi wisata yang berada di Kota Pangkalan Bun.
--page
"Ini masih kita lihat upayakan, mungkin saja karena tidak tersedia Coto Manggala, jadi saya kira dengan adanya 24 jam itu bisa membantu masyarakat bahkan turis asing yang ingin mencicipi Coto Manggala Kabupaten Kotawaringin Barat," pungkasnya.(NURITA/R)









