BORNEONEWS, Palangka Raya – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berusaha meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) salah satunya dengan Digital Talent Scholarship (DTS).
“Sejak 2018 telah dilaksanakan DTS tetapi hanya ada empat akademi yang khusus bagi mahasiswa dan para lulusan,” tutur Kepala Badan Pengembangan SDM Kemenkominfo RI, Hary Budiarto saat dialog di Palangka Raya.
Ia mengungkapkan pada 2024, program DTS secara garis besar dibagi menjadi delapan akademi, dimulai dari Fresh Graduate Academy (FGA).
Kemudian Vocational School Graduate Academy (VSGA), Thematic Academy (TA), Professional Academy (ProA), Government Transformation Academy (GTA).
Sisanya ada, Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Digital Leadership Academy (DLA) dan Talent Scouting Academy (TSA).
Hari mengungkapkan Kemkominfo melakukan pengembangan SDM digital untuk bisa menuju masyarakat digital sebagai salah satu langkah mencapai Indonesia emas 2045.
--page
Hal itu dukung oleh pilar infrastruktur, pilar pemerintahan digital seperti satelit, BTS, fiber optik dan sebagainya yang harus transparan, efisien dan efektif serta pilar ekonomi digital seperti cashless, E-commerce dan Marketplace. (HERMAWAN DP/R)









