BORNEONEWS, Palangka Raya – Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Kalteng mengakui saat ini masih banyak desa di Kalteng yang blank spot atau belum terjangkau sinyal seluler.
“Provinsi Kalteng memiliki luas 1,5 kali pulau Jawa, dan memiliki banyak desa yang masih blank spot,” kata Kepala Diskominfosantik Provinsi Kalteng Agus Siswadi saat pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA), di Hotel Luwansa Palangka Raya.
Agus menyampaikan ada sekitar 321 desa yang blank spot, di sana tidak ada internet, bahkan sinyal seluler masih susah.
Dia meminta agar Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Kominfo memberikan perhatian lebih kepada desa yang masih minim jaringan komunikasi agar memudahkan masyarakat dalam mengakses dunia digital.
“Pelatihan ini sangat bagus sekali karena bisa meningkatkan kapasitas SDM khususnya UMKM yang ada di Kalimantan Tengah,” pungkasnya.
--page
Kemenkominfo menilai pelatihan digitalisasi UMKM penting untuk menunjang target Indonesia maju dan Indonesia Emas pada 2045. (HERMAWAN DP/R)









