BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Jajaran Polres Kotawaringin Barat akan merazia petasan selama Ramadan 1437 Hijriyah guna menciptakan suasana kondusif bagi umat Islam yang sedang menunaikan ibadah puasa. Razia petasan itu salah satu langkah nyata petugas kepolisian, serta mengantisipasi jatuhnya korban khususnya anak-anak di bawah umur.
"Kami telah meminta anggota Polres untuk rutin menggelar razia petasan selama Ramadan 2016 ini," kata Kapolres Kobar, AKBP Heska Wahyu Widodo, di Pangkalan Bun, Rabu (8/6/2016).
Kapolres menjelaskan, dalam razia nantinya pihaknya tidak bekerja sendiri. Polres akan berkoordinasi dengan TNI, Satpol-PP dan sejumlah instansi terkait lainnya. "Selain bentuk tindakan berupa razia, sejak hari pertama Ramadan, kami juga gencar menyampaikan sosialisasi kepada masyarakat, agar tidak bermain petasan."
Menurut AKBP Heska, selain mengganggu umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa, mainan petasan juga mengancan keselamatan jiwa. "Sudah jelas diketahui, bahwa petasan sangat berbahaya. Terutama petasan berdaya ledak tinggi."
Selain berbahaya, imbuh Kapolres, peningkatan razia petasan juga atas desakan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan suara petasan saat tarawih dan tadarus Alquran selama Ramadan. (CR-1/N).








