PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Salah seorang pelaku UMKM di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mampu mengolah kelapa sawit menjadi berbagai produk yang bermanfaat. Hal ini diapresiasi oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS.

"Pelaku UMKM mengaku tak kesulitan mendapatkan bahan baku meski tidak ada lahan sawit yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta. Kita apresiasi hal ini," kata Kepala Divisi UKMK pada BPDPKS, Helmi Muhansyah dalam rilisnya pada Senin, 24 Juni 2024.

Dari bahan dasar sawit menjadi berbagai produk guna bernilai, lanjutnya, pelaku UMKM bernama Raras mampu mengolah sawit tersebut.

Raras mampu mengolah sawit menjadi sabun, shampo, hingga pewangi ruangan.

Menurutnya produk yang ia buat dari bahan dasar sawit tersebut memiliki sejumlah keunggulan.

--page

"Salah satunya dari bahan minyak sawit itu kaya vitamin E, untuk kosmetik itu bagus," ungkap Raras.

Raras menyebut produk-produknya diminati banyak orang. Harga yang ia patok pun cukup terjangkau, mulai dari Rp20.000.

"Sabun itu banyak dinikmati. Pewangi ruangan juga bisa bertahan sampai 3 bulan wanginya," kata Raras.

Ia menyebut meski di DIY tidak ada perkebunan kelapa sawit, ia merasa tidak kesulitan untuk mendapat bahan dasar pembuatan berbagai produknya.

"Kami beli minyaknya, tidak sulit mendapat bahan dasar dan membuatnya," akunya. (TESTI PRISCILLA/H)