BORNEONEWS, Palangka Raya - Webinar Top Scientist dengan tema Mangrove ecosystems in South Africa dilaksanakan guna menggambarkan kondisi ekosistem mangrove.
"Webinar ini membagi pembahasan dengan dua bagian utama diantaranya yaitu gambaran kondisi ekosistem mangrove serta perubahan tutupan lahannya di sekitar wilayah pesisir Afrika Selatan," kata Ketua Prodi S2 S3 Prodi Pengelolaan SDA dan Lingkungan, Sekolah Pascasarjana atau PSL SPs Universitas Sumatera Utara atau USU, Profesor Rahmawaty dalam rilisnya pada Selasa, 25 Juni 2024.
Kegiatan ini memang terselenggara atas kerjasama antara Center of Excelllence for Mangrove Universitas Sumatera Utara USU atau dalam bahasa Indonesia dinamai Pusat Unggulan Iptek Mangrove USU berkolaborasi dengan Program Magister Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan USU.
"Selain itu juga dibahas mengenai Organik mikro di mangrove, Pneumatophore arthropods sebagai studi kasus dalam pengaruhnya terhadap pertumbuhan mangrove," jelasnya lagi.
Menurut Prof Rahmawaty kegiatan ini mengundang top scientist yaitu Profesor!^erban Proche_ yang merupakan dosen dari University of KwaZulu-Natal, Westville Campus, South Africa.
--page
Webinar ini menurutnya dilaksanakan secara offline. Pelaksanaan secara offline dilaksanakan di ruang seminar program studi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan.
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Sekretaris Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, Dr T Alief Aththorick dan Ketua PUI Mangrove USU yaitu Prof Mohammad Basyuni.
Adapun peserta dalam webinar ini sangat beragam, mulai dari dosen program studi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan, dosen program studi Kehutanan USU, serta mahasiswa-mahasiswi magister dari program studi PSL. (TESTI PRISCILLA/H)









