BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat data untuk kasus HIV/AIDS, secara kumulatif di provinsi setempat status HIV sebanyak 2.325 orang.
Adapun orang yang hidup dengan HIV atau ODHA baru dalam terapi antiretroviral atau ART dari bulan Januari sampai dengan bulan Mei 2024 berjumlah 144 orang.
Kemudian, persentase orang dengan HIV-AIDS yang menjalani terapi Anti Retroviral atau ARV (ODHA on ART) di Kalteng sampai dengan bulan Mei 2024 sebanyak 1.081 (64 persen) dari target 1.699.
Untuk itu, Kadinkes Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul memberikan arahan, untuk mencapai target pemeriksaan Viral Load HIV yaitu 65 persen ODHIV yang sedang dalam pengobatan ART mendapatkan pemeriksaan Viral Load HIV di Provinsi Kalteng.
"Serta bagi petugas medis dapat memahami kebijakan dan strategi pemeriksaan Viral Load, memahami pencatatan pelaporan dan pengiriman spesimen Viral Load HIV melalui aplikasi SIHA 2.1, dan mampu melakukan koordinasi bersama tim terkait dalam upaya pencapaian Viral Load HIV di masing- masing wilayah," arahanya, Selasa, 25 Juni 2025.
--page
Pada Januari-Mei 2024, imbuh dia berjumlah 144 orang ini harus ada penyediaan akses pemeriksaan di Provinsi Kalteng dengan mesin tes cepat molekuler (TCM). Selain itu, disediakan juga reagen maupun katrid VL HIV yang bersumber dari APBN dan hibah The Global Fund.
"Kementerian Kesehatan juga mengupayakan penyediaan dana untuk kurir dalam pengiriman spesimen, bahan habis pakai untuk pengambilan dan pengemasan spesimen dan biaya pemeriksaan VL HIV," jelasnya. (MARINI/j)









