PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Komisi A DPRD Palangka Raya, Subandi, mengeluarkan pernyataan penting terkait nasib para tenaga honorer dalam situasi penerimaan ASN tahun 2024.

Subandi secara tegas meminta Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya untuk memberikan perhatian serius terhadap lebih dari 1.000 tenaga honorer yang saat ini berkontribusi penting dalam berbagai sektor layanan publik.

Subandi menyoroti pentingnya keadilan dan pemerataan kesempatan bagi para tenaga honorer yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi.

Ia menekankan bahwa banyak dari para tenaga honorer tersebut yang telah lama mengabdi dan memiliki pengalaman serta kompetensi yang tak kalah dengan ASN.

"Saya berharap Pemko Palangka Raya bisa merancang kebijakan yang inklusif dan adil, sehingga potensi dan kontribusi tenaga honorer diakui serta mereka mendapat kesempatan yang sama dalam penerimaan ASN," katanya, Selasa, 25 Juni 2024.

Subandi menyatakan bahwa para tenaga honorer ini merupakan tulang punggung operasional berbagai layanan publik di Palangka Raya, seperti sektor pendidikan, kesehatan, dan administrasi umum.

--page

Oleh karena itu, penting bagi Pemko untuk segera menyusun rencana yang jelas untuk penyelesaian masalah ini, termasuk opsi pengangkatan langsung atau skema khusus bagi tenaga honorer. (HENDRI/R)