SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor berencana mengadakan unit pemadam kebakaran di setiap kecamatan yang jauh dari Sampit.

"Ini juga menjadi pertimbangan ke depan secara bertahap khususnya ibukota Kecamatan perlu ada pemadam kebakarannya," kata Halikinnor, Selasa, 25 Juni 2024.

Dirinya mengunjungi lokasi kebakaran yang menimpa 5 rumah dan 1 bangunan walet di Kelurahan Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu. Ia prihatin kebakaran tersebut membuat 28 korban jiwa dari 5 Kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan harta bendanya dalam waktu sekejap.

Mentaya Hulu merupakan salah satu wilayah yang jauh dari pusat kota. Perlu waktu tempuh kurang lebih 3 jam dari Sampit menuju wilayah tersebut.

Saat kejadian kebakaran pun pemadaman dilakukan swadaya oleh masyarakat menggunakan mesin alkon.

--page

Oleh sebab itu, penting untuk pengadaan unit Damkar tersebut di setiap kecamatan agar kebakaran di wilayah yang jauh dari Sampit dapat segeralah tertangani.

"Tetapi kalau unit itu tidak bisa sembarangan, harus memahami bagaimana memadamkan api yang benar tidak akan efektif. Paling tidak kita upayakan pengadaan pemadam portable itu dengan meminta bantuan perusahaan," ujarnya. 

Lanjutnya, menjadi pertimbangan ke depan di setiap kecamatan bisa didirikan posko relawan damkar untuk dilatih. Agar penanganan kebakaran di Kecamatan cepat.(DEWI PATMALASARI/y)