BORNEONEWS, Palangka Raya - Pembentukan Masyarakat Peduli Api atau MPA dilakukan untuk empat Kelompok MPA dari 4 desa di antara 8 desa yang menjadi stakeholder Range 1 dan 2 PT Sawit Mandiri Lestari atau PT SML di Lamandau.
Kegiatan ini dilaksanakan di Lapangan Estate Suja oleh Kapolsek Lamanadau, Danramil Lamandau, Camat Lamandau dan jajaran management PT Sawit Mandiri Lestari pekan lalu.
Dalam acara tersebut, diberikan materi tentang MPA dan manfaatnya, tugas pokok dan fungsi dari masyarakat peduli api dan materi tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan yang disampaikan oleh tim pencegahan kebakaran PT SML.
"Masing-masing kelompok diberikan bantuan alat pemadam api berupa 1 Set Alat Pemadam Api beserta APD yang diperlukan," kata Sustainability Manager PT Sawit Mandiri Lestari atau SML, Joko Triyanto dalam rilisnya pada Selasa,25 Juni 2024.
Kegiatan ini menurut Joko digelar dalam dua tahap dengan harapan seluruh desa di sekitar perusahaan dapat memiliki MPA masing-masing.
--page
"Tahap satu ini kami bentuk bersama teman-teman Muspika MPA untuk Desa Suja, Penopa, Karang Taba dan Kelurahan Tapin Bini sedangkan tahap dua nanti kita akan buat di daerah Sungai Tuat, Riang Penahan, Tanjung Beringin, Cuhai," jelasnya.
Sementara itu Plt Regional Head PT SML, Sariyanto menuturkan bahwa pembinaan ini akan dibuat secara berkelanjutan.
"Jika tahun ini kita sudah bentuk dan bina serta kita berikan 1 set alat pemadam dan APDnya, maka tentunya tahun depan akan kita tingkatkan lagi bentuk dukungan dan kerjasamanya demi mencegah kebakaran hutan dan lahan," ungkap Sariyanto.
Kegiatan Pembentukan dan Pembinaan MPA di SML ini dilakukan dengan didahului kegiatan penandatanganan MOU perusahan dan Desa yang disaksikan oleh muspika, penyerahan alat damkar 1 set untuk masing-masing desa dan beserta APDnya, dilanjutkan dengan pelatihan pada team MPA oleh Perusahaan untuk praktek memadamkan kebakaran hutan dan lahan. (TESTI PRISCILLA/Y)









