BORNEONEWS, Palangka Raya - Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalteng berusaha meningkatkan kapasitas Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
Peningkatan kapasitas dilakukan melalui langkah Bimbingan Teknis (Bimtek) Akreditasi LPK. Akreditasi dinilai memiliki manfaat yang signifikan bagi LPK.
Kepala Disnakertrans Kalteng, Farid Wajdi menyampaikan manfaat akreditasi diantara sebagai bukti komitmen terhadap kualitas, kemudian dengan adanya akreditasi, LPK tersebut memiliki standar mutu.
"(Dengan begitu) peserta pelatihan di LPK akan mendapatkan jaminan bahwa mereka akan menerima pelatihan yang bernilai sesuai standar dan relevan dengan dunia kerja," tuturnya, baru baru ini.
Ia menegaskan, kegiatan ini salah satu upaya untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas dan memiliki keterampilan serta berdaya saing tinggi, yakni membangun budaya kompetensi kerja.
--page
"Sejatinya kompetensi kerja merupakan kemampuan kerja setiap individu yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja yang sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan," kata Farid. (HERMAWAN DP/H)









