KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dalam rangka pengembangan platform desa cerdas, Pemerintah Desa (Pemdes) Mantangai Hilir dan Pemdes Warga Mulya, Kecamatan Mantangai, Kabupaten Kapuas menggelar pelatihan jurnalistik desa. 

Kegiatan pertama, kemarin dilakukan Pemdes Mantangai Hilir, bertempat di Aula Korwil Bidang Pendidikan diikuti PKK Desa Kader Pos Yandu Pendamping Lokal Desa (PLD) serta para pelajar. 

Sekretaris Desa Mantangai Hilir, Arman mewakili Kades membuka kegiatan yang dihadiri duta digital Gunawan tokoh masyarakat mantir adat perwakilan Polsek Mantangai serta perangkat desa setempat. 

Arman mengatakan kegiatan dalam rangka menambah pengetahuan dan wawasan kita memahami tentang dasar-dasar jurnalistik yang disampaikan nara sumber. 

"Sehingga, dengan adanya pelatihan jurnalistik desa diharapkan peserta dapat memahami cara menulis membuat berita maupun artikel sesuai etika jurnalistik serta menangkal berita hoaks di media sosial," katanya, Rabu, 26 Juni 2024.

--page

Dikatakannya banyak program pembangunan desa kemudian dapat dipublikasikan menjadi bahan informasi berita untuk kemudian diketahui masyarakat secara berkelanjutan. 

"Karenanya melalui pelatihan jurnalistik desa diharapkan pula website desa selalu update mengisi berbagai informasi tentang kemajuan pembangunan di desa khususnya di Desa Mantangai ini, " ujarnya. 

Ketua Mantir Adat Desa Mantangai Hilir, Gunawan menyambut baik kegiatan Pelatihan Jurnalistik untuk menambah pengetahuan bagi peserta. 

Sementara, kegiatan serupa Desa Warga Mulya bertempat di Aula Kantor Desa setempat, kemarin juga digelar pelatihan Jurnalistik Desa diikuti PKK Desa Pos Yandu dibuka Sekretaris Desa Solihin mewakili Kades dihadiri perangkat Desa dan Pendamping Lokal Desa. 

"Kita menyambut baik kegiatan ini harapan informasi terkait program pembangunan Desa Cerdas dan website desa dapat berjalan baik," ujar Solihin. 

--page

Kegiatan ini diikuti antusias oleh peserta di dua desa tersebut. Adapun nara sumber Ahmad Suhaili wartawan Suara Borneo. Com materi mengenal dasar-dasar jurnalistik dan Akhmat Yanuari Putra (Praktisi Hukum) materi literasi digital dan sanksi hukum. (DODI/H)