BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Inovasi terbaru mulai disosialisasikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Arut Kotawaringin Barat meluncurkan inovasi terbaru guna turut serta menjaga kebersihan lingkungan, terutama dari sampah plastik.
Bertempat di Wadah Berunding Perumda, Rabu, 26 Juli 2024, Perumdam Tirta Arut memperkenalkan Bank Sampah Plastik Banyu Kinum, sebuah inisiatif yang bertujuan mengubah perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah plastik.
Direktur Perumdam Tirta Arut Sapriansyah mengatakan tujuan utama dari program ini adalah membiasakan hidup sehat dengan tidak membuang sampah plastik sembarangan.
“Kami ingin mengubah perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, terutama dalam hal sampah plastik. Ini merupakan inovasi terbaru kami yang diharapkan dapat memberikan dampak positif,” jelasnya.
Sapriansyah mengatakan pihaknya menyadari bahwa produksi air minum dalam kemasan turut menambah jumlah sampah plastik.
"Karena itulah kami yang merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kobar mencoba menghadirkan solusi berupa Bank Sampah Plastik. Dengan inovasi ini, masyarakat diajak untuk mengumpulkan sampah plastik, khususnya kemasan air minum, dan menempatkannya di dropbox pintar atau Smart Dropbox yang telah disediakan. Nantinya bekas kemasan yang dimasukkan ke dropbox tersebut akan dinilai nominalnya dalam bentuk uang sesuai kuantitas," jelas Sapriansyah.
Sapriansyah menjelaskan materi sosialisasi mengenai bank sampah ini dapat diunduh melalui tautan yang telah disiapkan oleh Perumdam Tirta Arut.
--page
“Setiap karyawan Perumdam Tirta Arut juga diharapkan untuk aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan. Bila masyarakat melihat sampah plastik, terutama kemasan Banyu Kinum, kami meminta mereka untuk memungut dan menempatkannya di bank sampah yang telah disediakan,” jelas Sapriansyah. (WAHYU KRIDA/R)









