BORNEONEWS, Sampit - Teror begal payudara masih menghantui kaum hawa di Kota Sampit, Kabupaten Kotim. pelaku terus berkeliaran dan dalam satu hari, dua orang telah menjadi korban terhadap aksi kejahatan jalanan tersebut.
Salah satu korban berinisial D (21) mengaku ia menjadi korban begal payudara saat dirinya hendak berangkat bekerja pada hari Selasa, 25 Juni 2024 kemarin.
Korban mengatakan sempat melihat ciri-ciri pelaku sebelum kabur setelah melakukan aksinya di Jalan Tjilik Riwut, Sampit, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotim.
"Awalnya pelaku membuntuti saya, setelah keadaan jalan sepi di situ dia (pelaku) membegal saya," kata D, Rabu, 26 Juni 2024.
D juga mengungkapkan ciri-ciri pelaku, menggunakan sepada motor Honda Vario warna hitam, Helm berwarna putih, berperawakan kurus.
"Saya hendak mengejar pelaku namun tidak bisa karena di kabur sengan kecepatan tinggi dan berbelok arah hingga hilang," ucapnya.
Tidak hanya itu, kejadian serupa juga menimpa perempuan lainnya yang tidak ingin di sebutkan namanya. Perempuan tersebut menjadi korban begal payudara di Jalan Desmon Ali, Kecamatan Baamang.
--page
Kedua korban mengaku hingga saat ini masih trauma dengan kejadian yang menimpanya tersebut. Meski demikian, korban tidak melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian.
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Iyudi Hartanto meminta kepada masyarakat untuk melaporkan apabila menjadi korban kejahatan sehingga pihaknya cepat menindak pelaku.
"Jangan takut untuk melapor, apabila menjadi korban kejahatan segera lapor supaya cepat kami tindak," tegasnya. (BUDDI RAHMAT H/R)









