KATINGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi bakal mengutus pihak Kementerian PUPR untuk mengecek kondisi rencana pembangunan jalan di wilayah Kabupaten Katingan, yakni dari Kereng Pekahi, Kecamatan Kamipang menuju Kampung Melayu Kecamatan Mendawai sepanjang sekitar 80 Km.

Hal ini disampaikan Presiden Jokowi saat melakukan kunjungan kerja di kabupaten berjuluk Bumi Penyang Hinje Simpei ini, Rabu, 26 Juni 2024 siang.

Saat itu, pada sesi wawancara, Presiden ditanya awak media terkait kelanjutan ruas jalan tersebut yang sampai saat ini masih belum bisa dilewati atau terisolir.

"Untuk infrastruktur, saya lihat tadi mulus-mulus aja. Itu jalan kabupaten apa provinsi, kalau jalan kabupaten tanyakan ke bupati, mana pak bupati, nanti saya catet jalan tersebut," katanya.

Jokowi menuturkan, alasan APBD yang terbatas, jadi kendalanya. "Daerah memang biasa beralasan seperti itu, APBD tidak cukup. Selalu alasannya seperti itu sehingga pusat harus ikut apa, cawe-cawe, tapi tidak apa-apa nanti saya perintah PU untuk cek, dari mana kemana," ujarnya.

--page

Jokowi juga menjelaskan alasan kunjungan kerja di Kabupaten Katingan. "Saya melihat di Katingan dengan Kotim harga-harga hampir sama, di sini tadi lebih murah bawang putih 40, bawang merah 40, daging ayam potong sama 38 ribu, artinya distribusi transportasi semuanya saya kira  tidak ada masalah," katanya.

Selain itu, Presiden juga menjelaskan untuk pelayanan BPJS di RSUD Mas Amsyar Kasongan masih belum optimal. Sebab, kamar rawat inap masih kurang.

"Hanya 53 kamar, seharusnya di atas 100 ini tadi sudah saya sampaikan ke Menteri Kesehatan untuk dilihat karena lahannya di sini juga terbatas," ucapnya."Tadi ditawarkan pak bupati rumah sakit pindah ada lahan 5 hektar katanya. Tapi nanti tim dari Kemenkes akan melihat, karena saya kira tahun ini akan dikirim zitispen, amografi inkubator, semua yang mahal-mahal peralatannya, dan kenapa kita kesini karena melihat kesiapannya itu aja," demikian kata Presiden RI Joko Widodo. (ABDUL GOFUR/Y)