BORNEONEWS, Palangka Raya - Polres Palangka Raya membeberkan kronologi penganiayaan yang mengakibatkan Nasib (36) warga Jalan Mangkuraya, Kelurahan Kereng Bangkirai, Kecamatan Sebangau, Palangka Raya, tewas pada Selasa (31/6/2016) pagi.
Dari keterangan Kapolres Palangka Raya AKBP Lili Warli, Nasib lebih dulu menusuk. Namun tersangka tunggal bernama Tamrin, alais Arin alias Lempok (19) warga Jalan dr Murjani, Gang Kurnia.l menghindar. Tamrin yang juga mengantongi senjata tajam langsung mencabutnya. Pada saat giliran Tamrin membalas, Nasib tak mampu menghindar hingga terkena tusukan di bagian pinggang sebelah kanan.
"Tidak seperti itu (ketika ditanya apakah Tamrin bisa dikatakan membela diri). Jadi sudah duel satu lawan satu. Sehingga Tamrin tetap melakukan penganiayaan terhadap Nasib," ungkap Kapolres, Rabu (8/6/2016).
Berikut cerita awal hingga Hasib tertusuk.
Malam hari sebelum kejadian sekitar pukul 19.00 WIB, Tamrin berangkat dari rumah menuju Pahandut Seberang dengan tujuan nonton dangdutan. Kemudian dia menelepon Taufik, temannya, menuju ke tempat karaoke. Pukul 22.00 WIB, Tamrin jemput Taufik di Jalan Riau lalu berangkat ke tempat tempat karaoke di Jalan Mahir Mahar lingkar luar.
Sesampainya di tempat itu, mereka bertemu dengan rekannya bernama Aris dan M Anto. Kemudian mereka memesan minuman bir sebanyak satu krat. Lalu mereka bernyanyi.
Pada saat bernyanyi, Tamrin keluar menjemput temannya, Yanto di Jalan dr Murjani. Lalu mereka kembali lagi berkaroke ditemani seorang perempuan.
Ketika asyik karaokean, datang Manggu (rekan korban) lalu langsung merebut mikrofon hingga terjadilah keributan. Namun berhasil dilerai, kemudian Manggu pergi dari lokasi itu.
Tak lama kemudian, Manggu kembali datang. Kali ini bersama korban. Nasib kemudian menghentikan tersangka bersama teman-temannya yang sedang karaokean itu. Kemudian tersangka Tamrin melihat Manggu membawa mandau yang diselipkan di bagian belakang baju.
Keributan kembali terjadi. Tapi berhasil dilerai. Pada pukul 02.30 WIB, tersangka mengantar pulang Taufik. Lalu dia balik lagi untuk menjemput Yanto. Ternyata di tempat karaokean itu semua pengunjung sudah pulang.
Tersangka kemudian pulang. Dalam perjalanan, dia berpapasan dengan korban menggunakan motor, lalu korban menghentikannya. Nasib kemudian turun dan menghampiri tersangka.
Sejurus kemudian, Nasib mencabut pisau kecil lalu menusukkan ke arah tersangka. Tersangka menghindari. Dia balik menyerang dan tusukannya langsung mengenai pinggang sebelah kanan Nasib. Setelah melakukan tindakan itu, tersangka kabur. Sedangkan Nasib tewas beberapa meter dari lokasi kejadian. (BUDI YULIANTO/m)








