BORNEONEWS, Kasongan - Bangunan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) di sekitar Dermaga Hurung Kasongan, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan sudah lama mubazir alias tidak digunakan sebagaimana mestinya. Bahkan PPI yang dibangun akhir 2014 itu malah dijadikan kandang ternak sapi oleh warga.
Berdasarkan pantauan Borneonews, Kamis (9/6/2016), sejumlah warga di sekitar Dermaga Hurung mengaku, sejak bangunan PPI ini selesai dibangun akhir 2014, tidak pernah digunakan sebagaimana mestinya. Para nelayan atau pengumpul ikan sungai sejauh ini lebih memilih bangunan PPI lama yang berada tepat di tepi Sungai Katingan.
"Setahu kami bangunan PPI yang baru ini tidak pernah dipakai sejak dibangun tahun 2014," sebut Irwan, warga Kasongan.
Irwan menyayangkan keberadaan bangunan PPI itu. Pasalnya, tidak sedikit uang pemerintah yang juga duit masyarakat digunakan untuk membangun PPI tersebut. Namun kemudian bangunan PPI berukuran 5 X 50 meter ini mubazir.
"Kalau saya menilai dulu pihak terkait salah dalam membuat perencanaannya, buktinya tidak ada satupun warga atau nelayan atau pengumpul ikan yang beraktivitas di PPI itu," katanya.
Madi, salah seorang pengumpul ikan mengatakan, pengepul ikan sungai lainnya lebih memilih menempati bangunan PPI yang lama ketimbang PPI yang baru dibangun ini. Karena lokasinya agak jauh dari Sungai Katingan, sehingga dalam memasarkan ikan sungai ini mereka masih menggunakan tempat yang lama yang posisinya dekat dengan Sungai Katingan.
Setiap hari PPI di sekitar Dermaga Hurung Kasongan ini selalu ramai dikunkungi warga, terutama pada siang hingga menjelang petang. Pasalnya, puluhan kelotok yang membawa ikan sungai dari wilayah hilir, seperti Jahanjang, Telaga, Parupuk, Tampelas, Talingke maupun Petak Bahandang dan sejumlah desa lainnya baru tiba di PPI itu sekitar tengah hari dan sore hari.
"Ikannya macam-macam, ada baung, patin sungai, gurami, tapah, pipih maupun udang, itu hasil tangkapan dari Sungai Katingan, sedangkan tangkapan dari rawa atau danau ikannya juga macam-macam ada haruan (gabus), papuyu (betok), sepat dan lainnya," katanya.
Selain diedarkan di Kasongan dan Kereng Pangi, ikan dari PPI Dermaga Hurung ini juga dikirimkan ke Palangka Raya maupun Sampit, Kotawaringin Timur. (ABDUL GOFUR/N).








