PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Moderasi beragama mencakup nilai-nilai seperti menghargai perbedaan, menolak kekerasan, dan menghormati adat serta budaya lokal.

Hal ini disampaikan Pembimas Katolik Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, Sandra Mariyus Adipa saat memberikan sambutan dan motivasi kepada para peserta Orang Muda Katolik atau OMK dalam Kegiatan Palangka Raya Youth Day 2024, berlangsung 27-30 Juni 2024.

"Toleransi bukan hanya tentang menghargai, tetapi juga tentang bekerja sama dengan orang yang berbeda keyakinan dan latar belakang," kata Mariyus lagi.

Hal ini disampaikan Mariyus kepada 1.231 peserta PYD. Meski baru dibuka secara seremonial pada 27 Juni 2024, rangkaiannya telah dimulai sejak 14 Juni 2024, ditandai dengan Pawai Salib keliling Kota Palangka Raya bertajuk "Pawai Salib PYD".

"Beragama dengan menghargai prinsip adat dan budaya lokal menunjukkan bahwa keberagaman adalah kekayaan yang harus dijaga bersama," tegasnya.

--page

Hadir dalam kegiatan tersebut Uskup Keuskupan Palangka Raya, Mgr Dr Aloysius M Sutrisnaatmaka. Kemudian ada Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Palangka Raya, Romo Yoseph Gerfinus Apodentus, para Pastor dan suster serta dewan pastoral paroki se-Kalteng. (TESTI PRISCILLA/Y)