BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalimantan Tengah, Kuwu Senilawati, menekankan perlunya kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalteng.
Ia meminta pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota untuk meningkatkan kewaspadaan dan mengambil langkah-langkah preventif guna mengurangi risiko terjadinya Karhutla. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk melindungi lingkungan, mencegah kerugian ekonomi, dan menjaga kesehatan masyarakat.
Legislator asal Gerindra ini menyampaikan akan bahaya yang ditimbulkan oleh Karhutla, termasuk dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan, dan ekonomi.
"Kebakaran hutan dan lahan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang luas, polusi udara yang berbahaya bagi kesehatan, serta kerugian ekonomi yang signifikan. Oleh karena itu, kewaspadaan dan langkah preventif menjadi kunci dalam mengurangi risiko terjadinya Karhutla," katanya, Sabtu, 29 Juni 2024.
Kuwu juga menekankan pentingnya kerjasama antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota dalam upaya pencegahan Karhutla. Kolaborasi yang kuat antara berbagai level pemerintahan di Kalimantan Tengah diperlukan untuk meningkatkan koordinasi dan efektivitas dalam mengatasi potensi Karhutla.
--page
"Sinergi yang baik, diharapkan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla dapat dilakukan secara lebih efisien dan terkoordinasi," pungkasnya. (PATHUR/Y)









