SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Peserta sunat atau khitan massal bersama Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS) membludak melebihi 200 anak.

"Ternyata dari yang dibuka online 87 anak naik menjadi 120 anak hingga data terakhir 215 anak yang mengikuti sunat massal di mereka gabungan dari Kecamatan Mentaya Hilir Selatan dan Teluk Sampit," kata Bupati Kotim Halikinnor, Sabtu, 29 Juni 2024.

Dirinya meninjau sunat massal MHS dan Teluk Sampit yang dipusatkan di Kantor Kecamatan MHS. Antusias peserta sunat massal tersebut terlihat karena banyaknya peserta mendaftarkan diri secara offline.

Halikinnor bersyukur anak-anak antusias memanfaatkan kesempatan libur panjang untuk khitan massal. Sehingga masa pemulihannya tidak mengganggu waktu sekolah. 

Khitan massal tersebut sengaja ia gelar karena mendengar keluhan masyarakat yang tidak memiliki biaya untuk menyunat anak-anaknya. Karena khitan mandiri memerlukan biaya Rp500 hingga Rp1 juta.

--page

"Sunat itu wajib bagi umat muslim karena kebersihan adalah sebagian dari iman. Sunat juga baik untuk kesehatan sehinggga ada yang Kristen, Katolik, dan Kaharingan ikut kegiatan ini," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/y)