PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Direktur RSUD Kota Palangka Raya Abram Sidi Winasis mendampingi jajaran BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya yang melakukan tinjau sarana dan prasarana di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Palangka Raya. Kegiatan pengecekan kelengkapan sarana dan prasarana tersebut dilakukan atas dasar pengajuan kenaikan tipe kelas oleh rumah sakit.

"Proses peninjauan atau kredensialing merupakan komitmen rumah sakit dalam pemberian layanan yang berkualitas kepada masyarakat," kata Abram kepada Borneonews pada Senin, 1 Juli 2024.

Pengajuan kredensialing ini, kata Abram merupakan wujud komitmen manajemen RSUD Kota Palangka Raya kepada BPJS Kesehatan dan Pemerintah Kota Palangka Raya untuk mengembangkan dan memenuhi aspek penilaian kenaikan tipe kelas sesuai dengan standar yang berlaku.

"Adapun kekurangan-kekurangan yang ditemui selama proses kredensialing ini akan kami jadikan bahan evaluasi kembali dan akan segera kami penuhi dalam waktu dekat," ungkap Abram.

Abram kembali menjelaskan bahwa RSUD Kota Palangka Raya telah berusaha dalam memenuhi aspek penting dalam syarat kenaikan tipe kelas rumah sakit seperti jumlah tempat tidur, Sumber Daya Manusia hingga kebutuhan administrasi lainnya. 

--page

"Secara jumlah sudah memenuhi 100 bed tempat tidur, namun masih terdapat beberapa catatan yang harus dipenuhi agar sesuai dengan standar atau ketentuan yang berlaku," tuturnya.

Selain itu, dari aspek SDM RSUD Kota Palangka Raya juga telah menyiapkan penambahan dokter spesialis.

"Struktur organisasi baru juga telah dipersiapkan sebagai bentuk kelengkapan administrasi," imbuh Abram.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya, K Hindro Kusumo menjelaskan bahwa kredensialing perlu dilakukan untuk mengetahui kapasitas dan kualitas pada fasilitas kesehatan. 

Ia juga mengatakan bahwa tujuan dilakukannya kredensialing adalah untuk memastikan bahwa peserta tetap bisa mendapatkan pelayanan sehingga tujuan pembangunan kesehatan dapat tercapai. Selain itu, kegiatan kredensialing juga untuk memberikan jaminan terhadap kualitas pelayanan tetap maksimal dan setara kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Palangka Raya.

"Kami ingin memastikan terlebih dahulu bahwa kesiapan rumah sakit termasuk dalam hal kesiapan sarana dan prasarananya telah sesuai," kata Hindro.

Untuk sebelum adanya kenaikan tipe kelas rumah sakit BPJS Kesehatan melakukan kredensialing agar sesuai dengan kriteria yang ada pada peraturan perundang-undangan.

"Hal ini demi menjaga mutu dan kualitas layanan kesehatan yang akan diterima oleh masyarakat khususnya peserta Program JKN," jelas Hindro.

Kegiatan kredensialing diawali dengan melakukan pengecekan sarana dan prasarana yang merupakan aspek penting dalam kriteria penilaian kenaikan tipe kelas rumah sakit. Tim kredensialing mengunjungi setiap ruang perawatan atau rawat inap hingga ruang Pediatric Intensive Care Unit atau PICU untuk menilai ketersediaan dan kualitas dari alat-alat medis serta jumlah dan spesifikasi tempat tidur dan fasilitas penunjang lainnya.

BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya mengharapkan agar proses kenaikan tipe kelas rumah sakit ini apabila telah disetujui akan berdampak positif dalam meningkatkan kemampuan RSUD Kota Palangka Raya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang ada di Kota Palangka Raya dengan mudah, cepat dan setara.

Tak hanya dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, kegiatan kredensialing yang dilakukan pada RSUD Kota Palangka Raya juga diikuti oleh Sekretaris Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia atau PERSI Wilayah Kalimantan Tengah, Anto Fernando Abel.

Kegiatan kredensialing pada RSUD Kota Palangka Raya dilakukan oleh Mukhlis Almawan selaku Kepala Bagian Mutu Layanan Fasilitas Kesehatan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Palangka Raya bersama dengan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya yang diwakili oleh Nurul Komariah selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan. (TESTI PRISCILLA/j)