PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Rangkaian kegiatan Bimbingan Teknis atau Bimtek Guru Utama dalam program Revitalisasi Bahasa Daerah yang disingkat RBD 2024, akhirnya ditutup di Kabupaten Sukamara.

"Bertempat di SMPN 1 Sukamara, kegiatan diikuti 20 peserta yang berasal dari unsur guru SD, SMP, hingga anggota komunitas sastra menjadi penutup rangkaian Bimtek Guru Utama RBD Kalteng 2024 ini," kata Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Muhammad Muis kepada Borneonews pada Senin, 1 Juli 2024.

Muis menjelaskan, kegiatan di Sukamara ini dilaksanakan tanggal 24 sampai dengan 28 Juni 2024 dengan dihadiri Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah dan dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukamara.

"Kami mengharapkan pengimbasan bahasa Melayu Dialek Kotawaringin dapat menjangkau lebih banyak partisipan pelindungan bahasa daerah di tahun ini," tuturnya.

Pada saat yang bersamaan, yakni 24-28 Juni 2024 bertempat di ruang belajar SMPN 1 Arut Selatan, Kabupaten Kotawaringin Barat, kegiatan serupa juga dilaksanakan. Bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kotawaringin Barat, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah menyelenggarakan Bimtek Guru Utama Bahasa Melayu Dialek Kotawaringin berlangsung pada tanggal 24–28 Juni 2024. Peserta berjumlah 20 orang terdiri atas guru SD, SMP, dan dari komunitas.

--page

"Dasar kegiatan ini adalah Program Merdeka Belajar episode ke-17 Mas Menteri Pendidikan Kebudayaan Ristek dan Teknologi tentang Revitalisasi Bahasa Daerah," tutur Widyabasa Ahli Madya, Yohanes Tri Nugroho.

Tujuan utama program ini, lanjut Yohanes, ialah untuk melestarikan bahasa daerah dan meningkatkan apresiasi terhadap bahasa dan sastra daerah.

"Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi atas respon dan kolaborasi yang baik dalam pelaksanaan program RBD," tutur Yohanes lagi.

Kegiatan dibuka oleh kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten kotawaringin Barat, Jamri, yang menyampaikan apresiasi dan berterima kasih karena kembali dipercaya untuk menyelenggaran kegiatan Bimtek Guru Utama Bahasa Melayu Dialek Kotawaringin untuk yang ketiga kali.

"Kotawaringin Barat tetap siap dan selalu mendukung upaya pelestarian bahasa dan sastra daerah serta telah melakukan pengimbasan ke sekolah-sekolah di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat," tutur Jamri. (TESTI PRISCILLA/y)