BORNEONEWS- kAPUAS:   Balai Benih Ikan (BBI) yang berada di Jalan Kalimantan Kuala Kapuas milik Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas, ternyata sudah dikenal oleh banyak kabupaten lain khususnya di Kalteng. Hal ini terbukti dengan banyaknya pelajar dan mahasiswa dari kabupaten lain yang datang ke BBI Kapuas untuk melaksanakan praktek budidaya perikanan.

"Seluruh fasilitas yang diperlukan untuk budidaya ada di BBI kita, sehingga menjadi tempat tujuan bagi pelajar atau mahasiswa dari daerah lain belajar budidaya. Seperti baru-baru ini kita kedatangan puluhan mahasiswa dari Kabupaten Seruyan dan Sei Bakau Pulang Pisau, biasanya mereka praktek sekitar 3 bulan di sini," papar Kabid Budidaya Perikanan Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Kapuas Arjoni SPi MAP, Kamis (9/6/2016).

Lanjut Arjoni,dipilihnya BBI Kapuas sebagai tempat praktek karena selain memiliki fasilitas lengkap mulai dari kolam, tempat pembenihan, perkawinan atau perkembangan induk dan hingga budibaya ikan sampai layak konsumsi, BBI Kapuas juga memiliki benih atau bibit berbagai macam komuditi atau jenis ikan, dari ikan lokal hingga luar daerah.

"Para pelajar dan mahasiswa yang praktek di BBI Kapuas, biasanya mereka akan menjalani praktek sekitar 3 bulan. Kalau pelajar lokal Kapuas tidak masalah, mereka bisa tidur di rumah masing-masing. Tetapi kalau pelajar dari kabupaten lain kan harus kita tampung di asrama. Saat ini, dengan banyaknya pelajar datang dari luar kabupaten, kita terpaksa menggunakan ruangan kantor BBI menampung mereka, karena asrama tidak muat," ungkapnya.

Ditambahkannya, BBI Kapuas terbuka untuk siapa saja yang ingin belajar terkait budidaya ikan. Tetapi di sisi lain ujarnya, saat ini pihaknya mengalami kesulitan yakni karena  kekurangan bangunan asrama untuk menampung pelajar dan mahasiswa yang datang ke BBI Kapuas.

"Saya berharap ke depan ada pembangunan tambahan asrama, agar dapat menampung semua pelajar dan mahasiswa khususnya yang datang dari luar kabupaten untuk belajar di BBI Kapuas."pungkasnya. (DJIMmy/*)