BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng Kuwu Senilawati mendorong anak-anak di desa untuk gemar membaca adalah langkah penting dalam meningkatkan literasi dan pendidikan.
"Strategi untuk mendorong minat baca mendirikan Perpustakaan Desa yang mudah diakses oleh anak-anak. Perpustakaan ini bisa berisi berbagai buku, majalah, dan bahan bacaan lainnya yang sesuai untuk anak-anak," katanya, Kamis, 4 Juli 2024.
Kemudian, katanya ada program donasi buku nengadakan program donasi buku dari masyarakat, lembaga, atau perusahaan untuk menambah koleksi perpustakaan desa. Serta adakan kelompok membaca, yang terdiri dari anak-anak dengan jadwal rutin untuk membaca dan mendiskusikan buku.
"Mengadakan berbagai kegiatan literasi seperti lomba membaca, bercerita, dan menulis yang menarik minat anak-anak. Dan melakukan kampanye yang mengajak orang tua, guru, dan masyarakat untuk mendorong anak-anak membaca. Kampanye ini bisa dilakukan melalui poster, selebaran, atau media sosial," arahnya.
Dirinya juga mendorong pemerintah daerah mengadakan Mobile Library (Perpustakaan Keliling) mengunjungi desa-desa terpencil untuk memastikan semua anak memiliki akses ke buku.
--page
"Serta memanfaatkan teknologi dengan menyediakan buku digital atau e-book yang bisa diakses melalui gadget. Ini dapat menjadi alternatif jika akses ke buku fisik terbatas," terangnya.
Untuk mendukung itu butuh peran orang tua dan guru, contoh dari orang tua memberikan contoh dengan membaca di depan anak-anak dan menyediakan waktu khusus untuk membaca bersama.
Guru sebagai motivator, mendorong kebiasaan membaca dengan memberikan tugas-tugas yang melibatkan buku dan bacaan. Guru juga bisa mengadakan sesi membaca di kelas.
"Manfaat dari kebiasaan membaca, pengembangan kognitif membantu meningkatkan kemampuan kognitif, termasuk pemahaman bahasa, konsentrasi, dan daya ingat. Peningkatan Imajinasi dan Kreativitas melalui buku-buku cerita merangsang imajinasi dan kreativitas anak-anak," imbuhnya.
Tambahnya, mendorong anak-anak di desa untuk gemar membaca memerlukan usaha bersama dari berbagai pihak, termasuk orang tua, guru, masyarakat, dan pemerintah.
--page
"Dengan menyediakan akses yang mudah ke buku dan menciptakan lingkungan yang mendukung, anak-anak di desa dapat mengembangkan kebiasaan membaca yang bermanfaat untuk kehidupan mereka di masa depan," tutupnya. (MARINI/H)









