BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat) Palangka Raya menerima laporan dari warga Truk Towing terperosok ke lahan gambut di Jalan G Obos XXVIII Palangka Raya.
Kepala Diskarmat Palangka Raya, Gloriana Aden, melalui Kepala Seksi Pengendalian Operasi dan Komunikasi Penyelamatan, Sucipto, menjelaskan bahwa proses evakuasi Truk Towing tersebut menghadapi kesulitan karena terperosok cukup dalam di tanah gambut.
Sucipto menyampaikan bahwa Truk Towing tersebut terperosok setelah mengevakuasi mobil Triton yang kondisinya amblas, menghalangi jalan di kawasan tanah gambut dengan kedalaman 2,5 meter.
"Mobil towing yang sebelumnya dipergunakan oleh masyarakat setempat justru mengalami nasib serupa setelah menolong mobil Triton yang lebih dahulu terperosok," Kamis, 4 Juli 2024.
Proses evakuasi Truk Towing yang terperosok memerlukan upaya keras dari Tim Rescue Diskarmat Palangka Raya. Mereka menghadapi kendala karena bagian blombongan dan sasis mobil sudah tenggelam dan miring.
--page
Tim harus menebang pohon akasia liar dan menggunakan mesin chain Saw untuk membuat gantungan takal 7 ton guna mengevakuasi Truk Towing yang terperosok.
Sucipto menjelaskan, proses evakuasi Truk Towing ini melibatkan kerja keras tim dan bantuan dari warga sekitar.
"Berkat upaya bersama, Truk Towing akhirnya berhasil dievakuasi tanpa merusak mobil dan proses evakuasi berlangsung selama 2 jam 30 menit," pungkasnya. (PATHUR/H)









