BORNEONEWS- Palangka  Raya: KETUA lembaga pengembangan tilawatil Quran (LPTQ) Kota Palangka Raya, Zainur Rahmani, berharap agar Walikota Palangka Raya menambah anggaran untuk persiapan sekaligus keberangkatan Kafilah Palangka Raya pada 2018 mendatang.

Ini agar keberhasilan Palangka Raya mempertahankan gelar juara di MTQ ke-28 dua pekan lalu, bisa berlanjut atau berulang pada MTQ ke-29 yang sudah ditetapkan bakal bertempat di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya.

"Tahun ini anggaran kami sebesar Rp 1,2 miliar, sementara tahun sebelumnya malah Rp 1,3 miliar. Nanti harus ditambah karena 2 tahun lagi tempatnya juga jauh, berbeda dengan penyelenggaraan di Palangka Raya seperti tahun ini,” ujar Zainur di hadapan Walikota Riban Satia saat penyambutan kemenangan Kafilah Palangka Raya di  kediaman pribadi Riban Satia.

“Target dua tahun lagi tersebut, saya berharap Kota jadi juara umum lagi disana. Juga ingin agar pada STQ tahun depan di Pulang Pisau juga mendapat juara umum,” sambungnya sembari menandaskan di balik keberhasilan peserta MTQ Ke-28 Kafilah Palangka Raya adalah andil pelatih yang ulet dan perlu dihargai.

Sementara Riban Satia menimpali, perkara besaran anggaran untuk MTQ bukan domain dirinya menentukan, melainkan sekretaris daerah dan jajarannya. Ia meminta agar prestasi tidak diukur atau bergantung dari seberapa anggaran yang sanggup disediakan Pemkot. 

“Kita harus poles terus semua anak didik kita peserta MTQ, jangan yang sudah juara malah tidak  dipoles. Kedua, mintalah kepada dewan hakim terkait hasil penjurian untuk bahan koreksi,mana saja kekurangan dan kelebihan peserta yang utusan kita,” harapnya.

 Sementara Ketua Kafilah, Rojikinnor memaparkan, dari 38 peserta MTQ sebanyak 28 orang diantaranya mengukir prestasi. Jumlah prestasi yang diraih, untuk yang juara 1 sebanyak 8 orang. Peraih Juara 2 sebanyak 2 orang, peraih juara 3 sebanyak 3 orang.

“Sementara juara Harapan 1 da 9 orang, juara harapan 2 sebanyak 1 orang, dan yang meraih Harapan 3 sebanyak 5 orang. Hanya 10 peserta kita yang belum menorehkan juara,” kata Rojikinnor.

Beberapa nama yang diacungi jempol atas prestasinya antara lain Muhammad Aditya Rahman, juara 1 cabang Tilawah anak-anak. Nova Hidayah juara 1 cabang tilawah remaja, dan Kaspul Anwar, juara 1 Tartil anak-anak. (RZ/*)