BORNEONEWS, Palangka Raya-Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kalimantan Tengah akan turun cek kolam limbah BHP Biliton yang jebol di Kabupaten Murung Raya. Mereka akan melakukan serangkaian pemeriksaan.
Dikatakan Kepala BLH Kalteng, Mursid Marsono melalui telepon, dia bersama tim akan ke lokasi pada Minggu (12/6/2016) nanti. "Kira akan turun dulu ke Murung Raya sana, nanti hari Minggu nanti turun saya," katanya melalui telepon, Jumat (10/6/2016).
Lanjutnya, BLH Murung Raya juga telah melakukan pemeriksaan ke lokasi. Namun dia mengaku belum mengantongi laporan hasil pemeriksaan tersebut.
Dua Kolam Pengendapan (settling pond) di Tambang Haju yang dikelola PT Lahai Coal milik PT IndoMet Coal (IMC), anak BHP Biliton, jebol. Air asam tambang mengalir ke badan air umum sejak Kamis malam lalu (2/6/2016).
Walhi Kalteng yang melakukan pemantaun menginformasikan, jebolnya Kolam Pengendapan tersebut mengakibatkan banjir limbah limpasan air asam tambang. Sungai Beriwit di Murung Raya menjadi sumber hidup warga Desa Briwit dan bermuara ke Sungai Barito.(RONI SAHALA)
Tim BLH Turun Cek Kolam Limbah Jebol di Mura
Bagikan:
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Karhutla Ancam Habitat Orangutan di Kalteng, Patroli dan Evakuasi Satwa Diperkuat
Komentar (0)
Memuat komentar…







