PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Prodi S2 S3 Prodi Pengelolaan SDA dan Lingkungan, Sekolah Pascasarjana atau PSL SPs Universitas Sumatera Utara atau USU, Profesor Rahmawaty mengatakan bahwa proposal penelitian merupakan gerbang yang harus dilewati semua ide.

"Dalam perjalanan penelitian akademik dan profesional, proposal berdiri sebagai pintu gerbang yang harus dilewati oleh semua ide," kata Prof Rahmawaty dalam rilisnya pada Jumat, 5 Juli 2024.

Hal ini disampaikannya terkait kegiatan Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara atau USU yang menggelar Workshop Peningkatan Kemampuan Pembuatan Proposal Penelitian Bagi Dosen PSDKU USU di Nias Utara baru-baru ini.

"Proposal berfungsi sebagai langkah pertama dalam menerjemahkan rasa ingin tahu menjadi penelitian konkret, mencerminkan visi, pertanyaan, dan langkah ke depan," tuturnya lagi.

Pentingnya tidak dapat diabaikan, lanjut Prof Rahmawaty, karena proposal merupakan dasar bagi penelitian yang mengikuti dan menyiapkan panggung bagi terobosan dan penemuan potensial.

--page

"Pentingnya membuat proposal salah satunya adalah untuk mendapatkan dana dan persetujuan

mendapatkan dana dan persetujuan. Proposal berperan dalam

mendapatkan dana dan persetujuan untuk proyek penelitian," tuturnya.

Selain itu, katanya, proposal juga sebagai dokumen persuasif yang menyajikan pertanyaan penelitian, signifikansinya, dan metodologi yang direncanakan secara menarik.

"Proposal juga untuk memperjelas tujuan penelitian. Dengan proposal maka akan dapat merumuskan tujuan penelitian, hipotesis, dan metodologi. Klarifikasi ini penting tidak hanya untuk pemahaman dan perencanaan peneliti sendiri tetapi juga untuk menyampaikan tujuan dan signifikansi penelitian kepada orang lain," bebernya lagi. (TESTI PRISCILLA/j)