SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Dalam satu bulan terakhir Sampit, ibu kota Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dihebohkan dengan beberapa kasus video porno yang tersebat di media sosial.

Mulai dari kasus video sepasang remaja yang melakukan hubungan badan di tempat wisata Ujung Pandaran Kotim hingga video syur perempuan yang mengenakan pakaian seragam sekolah di Sampit.

Hal itu membuat Kapolres Kotim AKBP Sarpani meminta kepada orang tua untuk selalu mengawasi anaknya agar tidak terjerumus kepada hal hal yang negatif.

"Kita juga bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk melakukan sosialisasi dan pehaman terhadap orang tua pentingnya menjaga anak. Karena anak merupakan aset di masa depan," kata Sarpani, Jumat, 5 Juli 2024.

Tidak hanya itu dalam hal ini polisi juga melakukan upaya upaya preventif dengan aktif melaksakan patroli ke tempat yang rawan dan sepi untuk mencegah adanya aksi tersebut.

--page

"Patroli kita tingkatkan, tempat tempat yang berpotensi dijadikan tempat hal hal yang nagatif dan rawan kejahatan kita sambangi untuk mecegah terkadinya aksi itu," ungkap Kapolres.

Lebih lanjut ia menegaskan, pelaku yang melakukan aksi pornografi dan penyebar video pornografi akan ditindak tegas sesuai dengan prosedur yang telah di tetapka.

"Pasti kita tindak, apabila telah memenuhi adanya unsur unsur yang telah ditetapkan akan kita tindak," tegas Kapolres. (BUDDI RAHMAT H/j)