BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dalam sambutannya pada kegiatan Kalteng Bersholawat yang digelar di Lapangan Sampuraga, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Jumat malam, 5 Juli 2024 mengatakan, kenapa kegiatan keagamaan ini digelar di berbagai kota di Kalteng.

Menurut Gubernur, selain dalam rangka memperingati HUT ke 67 Kalteng majelis Kalteng Bersholawat ini sebagai bentuk syukur atas semua nikmat yang telah dilimpahkan  Allah Subhanahu Wa'taala.

"Ini juga sebagai bentuk penghargaan pada para pendahulu, orang tua kita para pejuang, perintis berdirinya Provinsi Kalteng. Kita bisa mencapai kemajuan seperti saat ini salah satunya adalah dari jasa para pendahulu kita," jelas Gubernur.

Gubernur mengatakan majelis ini harapannya bisa mempertebal keimanan pada Allah  Subhanahu Wa'taala dan kecintaan kita pada Rasulullah Salallahu Alaihi Wassalam, serta menjaga tali silaturahmi antar  sebagai warga Kalteng.

"Karena kegiatan keagamaan ini, bukan hanya kegiatan agama Islam saja, namun agama lainnya bertujuan sebagai pengingat diri, agar kita bukan hanya mengejar dunia saja, namun jamgan sampai melupakan akhirat," jelas Gubernur.

--page

Karena, lanjut Gubernur, semua mahluk yang bernyawa pasti mati dan Insya Allah bila manusia mengingat kematian harapannya  bisa terwujud kebaikan.

"Ada 2 hal yang perlu saya ingatkan yaitu dunia untuk kebaikan akhirat. Salah satunya dengan bersedekah. Caranya bisa berbagai macam. Misalnya pengusaha bisa bersedekah sesuai kemampuannya demikian juga dengan profesi lainya," jelas Gubernur.

Selain itu, menurut Gubernur, pada kegiatan ini juga dihadiri oleh beberapa Calon Gubernur serta beberapa Calon Bupati Kobar yang akan maju dalam  Pilkada 2024.

"Saya hanya berpesan, pada calon -calon pemimpin tersebut,  ketika dapat amanat dari rakyat, jadi pejabat,  jangan pelit. Karena pejabat yang pelit rahmat Allah tidak ada yang turun ditempat tersebut," jelas Gubernur.

Sehingga, menurut Gubernur, karena siapapun yang nantinya terpilih sebagai pimpinan daerah, maka hal itu adalah pilihan rakyat.

--page

"Jadi pilihlah calon pemimpin yang kebijakannya bagus , tidak pelit yang terus berkomitmen membantu masyarakat. Terutama jangan pelit pada masyarakat dan pembangunan Kalteng," jelas Gubernur. (WAHYU KRIDA/j)