BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng menyatakan komitmennya mendukung penuh program Perluasan Areal Tanam (PAT).
Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Kalteng, Sunarti menyampaikan Kalteng mendapat alokasi PAT melalui tiga kegiatan utama.
Mulai dari kegiatan upaya khusus optimalisasi lahan rawa, pompanisasi dan padi sisip/tusip antara tanaman perkebunan dengan padi gogo.
“Kegiatan upaya khusus optimalisasi lahan rawa Kalteng awalnya mendapatkan alokasi seluas 81.000 hektar,” tutur Sunarti di Palangka Raya, baru baru ini.
Namun, karena ada beberapa kendala dalam penyiapan Calon Petani Calon Lokasi (CPCL), akhirnya direvisi menjadi 64.326 hektar.
--page
Sebagai informasi, sektor pangan menjadi salah satu konsentrasi pemerintah dalam beberapa tahun terakhir, Kalteng turut andil di dalamnya dengan berbagai program unggulan.
Mulai dari program food estate dengan pengembangan sentra lumbung padi nasional di Kabupaten Pulang Pisau dan Kabupaten Kapuas, program shrimp estate udang vaname di Kabupaten Sukamara.
Terbaru ada program PAT dengan upaya khusus optimalisasi lahan rawa, pompanisasi dan padi sisip/tusip antara tanaman perkebunan dengan padi gogo. (HERMAWAN DP/j)









