BORNEONEWS, Kasongan - Jalur transportasi melewati Sungai Katingan di wilayah Kabupaten Katingan masih menjadi andalan sebagian masyarakat. Meskipun, akses darat sudah mendominasi digunakan untuk aktivitas distribusi, mobilisasi hingga transportasi, kelotok, transportasi sungai tidak kehilangan penumpang.
Abah Surya, warga Desa Tumbang Manggo, Kecamatan Sanaman Mantikei mengaku, sangat mengandalkan jalur sungai untuk memenuhi kebutuhan ekonomi rumah tangga. Yakni, dengan menjual beras dari Pegatan, Kecamatan Katingan Kuala.
"Biasanya kita turun menggunakan kelotok dari Manggo menuju Pegatan membawa barang-barang untuk dapat dijual ke sana yang membutuhkan waktu beberapa hari. Nah, dari pegatan kita membeli beras dan dijual kembali di Desa Manggo," tutur Abah Surya, di Kasongan, Jumat (10/6/2016).
Menurutnya, laba yang dihasilkan dengan berdagang melalui akses sungai cukup menguntungkan dan dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. "Hasilnya lumayan, kalau lewat darat sulit karena tidak ada akses darat. Apalagi dengan menggunakan kelotok lebih mudah untuk membawa barang dagangan."
Sementara itu, Abah Robi warga Kota Kasongan mengaku bahwa Sungai Katingan menjadi lokasi atau wadah andalan mereka petani ikan untuk mengembangkan budidaya ikan keramba. Dia mengaku memperoleh laba yang lumayan dari hasil beternak ikan keramba di pinggiran sungai.
"Sungi katingan masih cukup baik kondisinya untuk membudidayakan ikan keramba seperti jenis nila dan mas. Kita berharap kondisi sungai tetap diperhatikan pemerintah, sehingga ke depannya tidak terjadi kondisi sungai menjadi rusak," harapnya. (HAIRUL SALEH/N).
Akses Transportasi Sungai Masih Jadi Andalan Masyarakat
Bagikan:
- #Sungai Katingan
- #Kelotok
- #Kecamatan Sanaman Mantikei
- #Transportasi Sungai Masih Diandalkan
- #Desa Tumbang Manggo
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Tentara Yaman Lumpuhkan Lebih dari 300 Petempur Houthi
Kebakaran Terjadi di Masjid Al-Muhajirin Cempaga Kotim
Kebakaran di Jalan Pahlawan Marabahan, Api Membesar Dekat Sekolah
Pohon Tumbang dan Bangunan Rusak Diterjang Angin Kencang di Banjarbaru
Hujan Lebat Guyur Banjarbaru dan Martapura
Penipu Galang Dana Karhutla Raup Rp8 Juta Dibekuk
Komentar (0)
Memuat komentar…







