KASONGAN –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Transportasi sungai memainkan peran penting dalam ekonomi, terutama di daerah yang dilalui oleh sungai, sebagai contohnya di Tumbang Sanamang, Kecamatan Katingan Hulu,  Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pengembangan wilayah infrastruktur transportasi sungai dapat mendorong pembangunan ekonomi di daerah sekitar sungai. Pelabuhan, dermaga, dan fasilitas penyimpanan dapat menciptakan lapangan kerja dan menarik investasi.

"Sungai sering kali berada dekat dengan sumber daya alam seperti mineral dan hasil pertanian. Transportasi sungai memudahkan pengangkutan sumber daya alam, terutama bagi akses menuju desa tujuan yang belum terjamah oleh jalur darat seperti dari Tumbang Sanamang ke wilayah Kecamatan Bukit Raya salah satunya Desa Dahuei," ujar masyarakat Tumbang Sanamang, Rawei, Minggu, 7 Juli 2024.

Transportasi sungai apabila pemerintah setempat baik itu kabupaten, provinsi dapat memainkan peran untuk sektor  pariwisata sungai juga dapat menarik wisatawan, yang membawa dampak ekonomi positif bagi daerah tersebut. 

"Wisata sungai, seperti pelayaran atau olahraga air, dapat meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata. Ditambah dengan lingkungan transportasi sungai cenderung lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan transportasi darat atau udara, mengurangi polusi dan konsumsi energi. Dan pemandangannya masih asri dan alami hutannya ciri khas Kalimantan Tengah," jelasnya.

--page

Namun, katanya, ada juga tantangan dalam transportasi sungai, seperti masalah navigasi, fluktuasi level air, dan kebutuhan untuk investasi dalam infrastruktur. Mengatasi tantangan ini memerlukan perencanaan dan investasi yang baik untuk memaksimalkan manfaat ekonomi dari transportasi sungai.

Sementara itu, warga lainnya Bayu menyebut transportasi sungai memang memiliki peran penting bagi ekonomi, namun ada riam sungai atau arus deras di sungai bisa menjadi penyebab utama kecelakaan dalam transportasi sungai.

"Riam memiliki arus yang kuat dan tidak terduga, yang bisa menyulitkan navigasi dan mengancam stabilitas kapal atau perahu. Ditambah ada batu dan rintangan riam sering kali disertai dengan batu besar atau rintangan lainnya yang dapat merusak lambung kapal," bebernya.

Ceritanya, apabila dari Tumbang Sanamang Kecamatan Katingan Hulu  menuju desa Kecamatan Bukit Raya (Katingan), permukaan air yang tidak rata dapat menyebabkan kapal terbalik atau tenggelam.

"Kurangnya tanda peringatan, tidak semua daerah memiliki tanda peringatan yang jelas tentang keberadaan riam, membuat operator kapal kurang waspada. Dan membuat kecelakaan sampai korban meninggal dunia sering terjadi," jelasnya.

--page

Tambahnya, untuk mengatasi terjadi kecelakaan di sungai harus menggunakan kapal dengan desain yang lebih stabil, dan tahan terhadap arus deras dapat mengurangi risiko kecelakaan.

"Risiko kecelakaan akibat riam sungai dapat diminimalkan, menjaga keselamatan transportasi sungai dan mendukung kelancaran ekonomi yang bergantung pada jalur air ini," tutupnya. (MARINI/j)