BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Prodi PSL sekaligus Ketua Forum DAS Belawan, Profesor Rahmawaty menyampaikan bahwa alat pemantauan klimatologi telah dipasang pada DAS Belawan dari BMKG pada Rabu, 3 Juli 2024.
"Pemasangan alat Pemantauan Klimatologi pada DAS Belawan dari BMKG telah dilakukan di Dusun X Tanduk Benua Desa Suka Makmur, Kecamatan Kutalimbaru," kata Prof Rahmawaty kepada Borneonews pada Minggu, 7 Juli 2024.
Hadir saat pemasangan, kata Prof Rahmawaty, dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai yakni Horas Timport Siahaan, Mhd Isa Bangun, Budi Arianto, Alfonsius C P Siregar, Era Isdhiartanto, Mirsal, dan Agusman. Sementara dari DAS Belawan hadir Sri Yanti Puspita Barus, Indri Volks, Afriko Don Brata, Daniel Maranata, Maruli F N Sitinjak, Dian Maya Sari, Hemat Sitepu, Riswan Rudyanto SP PPL, dan Supardi Surbakti.
"Lokasi pemasangan alat Klimatologi ini di Tanah Supardi Surbakti dengan luas 2x2 meter, tinggi alat 1.5 meter dan jarak ke Sei Belawan 1 km," terang Prof Rahmawaty lagi.
Dirinya menuturkan bahwa tujuan pasangan alat ini salah satunya adalah agar dapat mendeteksi curah hujan, apakah itu hujan ringan, hujan sedang, hujan lebat, maupun hujan extrim.
--page
"Selain itu juga telah dipasangnya alat ini akan segera kita sosialisasikan di desa tersebut agar semua tau bagaimana agar cepat mengetahui potensi bencana," tuturnya.
Dirinya berharap dengan telah dipasangnya alat tersebut maka kolaborasi Forum DAS Belawan dengan BMKG dan BPDAS Wampu Ular dapat diikuti Fordas dan BPDAS dan BMKG yang lain. (TESTI PRISCILLA/H)









