KUALA PEMBUANG –

BORNEONEWS, Kuala Pembuang - Desa Pematang Panjang Kecamatan Seruyan Hilir Timur Kabupaten Seruyan selama ini dikenal sebagai pusat perajin berbagai produk olahan berbahan purun.

Tanaman purun (Lepironia articulata) adalah sejenis semak yang biasanya tumbuh liar di daerah lahan basah atau rawa gambut yang kerap tergenang air.

Tanaman purun (FOTO: ISTIMEWA)
Tanaman purun (FOTO: ISTIMEWA)

Desa yang berada di pinggiran Sungai Seruyan itu sudah sejak turun temurun menekuni usaha kerajinan purun yang diolah menjadi berbagai produk.

Kerajinan purun merupakan salah satu bidang usaha yang sebagian besar dilakukan masyarakat di sana sebagai usaha rumah tangga yang tenaga kerjanya dari anggota keluarga itu sendiri.

Secara khusus borneonews.co.id bertandang ke beberapa perajin purun, untuk melihat secara langsung proses pembuatan  berbagai produk berbahan dasar daun purun.

--page

Ternyata, untuk membuat produk jadi, banyak tahapan atau proses yang lebih dahulu dilakukan oleh  perajin, hingga purun berbentuk pipih dan siap dianyam menjadi berbagai produk kerajinan.

Bahan purun yang masih basah tidak serta merta langsung bisa diolah menjadi tikar atau kerajinan lain. Tetapi harus terlebih dahulu dikeringkan selama beberapa  hari, setelah benar benar kering proses selanjutnya dilakukan penggilingan.

“Biasanya pada saat musim hujan sedikit mengalami keterlambatan dalam pengeringan, karena purun harus benar-benar kering sebelum digiling,“ kata Sunarni, seorang perajin purun di desa itu, Minggu, 7 Juli 2024.

Pengrajin purun di Desa Pematang
Perajin purun di Desa Pematang Panjang

Dulu, imbuh dia, sebelum ada mesin penggiling, proses pemipihan purun memerlukan banyak tenaga. Sebab, peralatan yang digunakan warga masih tergolong sangat tradisional. Potongan batang pohon kelapa menjadi tempat untuk menggiling purun yang sudah kering.

Dibutuhkan tenaga untuk memutar potongan batang kelapa, hingga purun tersebut tergiling dan terbentuk pipih. Bahkan, proses ini bisa memakan waktu hingga berhari-hari.

--page

Saat ini proses penggilingan purun secara tradisional mulai beralih dengan cara modern, dengan  mesin penggiling.  Para perajin semakin dimudahkan mengolahnya.

Berbagai produk tas dari bahan purun kini mudah dijumpai di toko-toko pusat oleh-oleh Seruyan, bersamaan dengan produk khas lainnya seperti kerupuk dan amplang, serta produk olahan perikanan lainnya.

Kerajinan berbahan purun
Kerajinan berbahan purun

Produk-produk  berbahan purun juga sering dipromosikan dalam berbagai kegiatan promosi daerah baik di tingkat provinsi maupun nasional.

“Alhamdulilah perhatian pemerintah daerah terhadap perajin purun mulai dari berbagai pelatihan, bantuan peralatan hingga promosi produk  dan  ini sangat berdampak pada meningkatnya  permintaan pasar,“ tuturnya.

Berkat keuletan dan pembinaan dari pemerintah Sunarti mengaku kini perekonomian keluarganya semakin membaik. "Ya pokoknya bisalah hasilnya untuk menyekolahkan anak sampai jenjang perguruan tinggi," selorohnya.

--page

Omzet usahanya, imbuh dia, tergantung permintaan pasar. Biasanya kalau ada event atau pameran yang digelar pemerintah permintaan produk akan bertambah.

Sedangkan harga biasanya ditentukan oleh ukuran, bentuk, dan tingkat kesulitan pembuatan. Contohnya untuk jenis bakul atau kompe, biasanya dijual dengan harga berkisar Rp40  ribu-Rp45 ribu per buah. Sedangkan dompet paduan kulit harganya berkisar Rp100 ribu-Rp120 ribu per buah.

Plt Kepala Dinas Koperindag dan UKM Seruyan Ahmad Hidayat mengatakan, untuk meningkatkan kualitas dan variasi produk kerajinan purun di Desa Pematang Panjang pihaknya memboyong perajin mengikuti pelatihan di berbagai tempat seperti ke Yogyakarta dan Garut-Jawa Barat.

Kerajinan berbahan purun
Kerajinan berbahan purun

“Dengan pelatihan kita harapkan produk perajin purun asal Seruyan bisa lebih meningkat lagi dari pemilihan bahan baku, kualitas dan  variasi produknya, sehingga diharapkan produk lokal Seruyan bisa Go Nasional,“ katanya, Minggu, 7 Juli 2024.

Contohnya, hasil dari pelatihan yang sudah diikuti perajin memungkinkan produk seperti tas dan dompet berbahan dasar purun dipadukan dengan bahan kulit, menambah daya tarik produk sehingga pasar semakin terbuka, karena adanya peningkatan kualitas produk. (FAHRUL/j)

Kerajinan berbahan purun
Kerajinan berbahan purun