PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Ketua Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng Ipda Shamsuddin, atau yang akrab disapa cak Sam, memberikan edukasi dan pembinaan kepada TF (20), seorang mahasiswa di Palangka Raya.

TF mengunggah informasi hoaks atau tidak benar di status whatsapp pribadinya, ia menyebutkan bahwa kawannya sendiri, YN (18), tidak waras, lari dari pasungan, dan membawa pisau dari Jalan RTA Milono ke Jalan Temanggung Tilung Palangka Raya.

Unggahan tersebut disertai foto YN, yang merupakan teman dari TF sejak kecil, TF mengatakan bahwa postingan tersebut hanya bercanda dan tidak bermaksud lain - lain. 

"Namun informasi tersebut akhirnya sampai ke orang tua YN yang berada di Kabupaten Seruyan, dan orang tua YN sangat keberatan dengan postingan dari WhatsApp TF," ungkap Cak Sam, Senin, 8 Juli 2024.

Menanggapi hal tersebut Tim Virtual Police Bidhumas Polda Kalteng kemudian menindaklanjuti kasus ini dengan memanggil TF untuk diberikan pembinaan dan edukasi agar bijak dalam bermedia sosial.

--page

"TF akhirnya meminta maaf kepada YN dan keluarganya serta membuat video klarifikasi bahwa unggahan tersebut tidak benar atau hoaks," pungkasnya. (PATHUR/r)