PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Seminar bertajuk Perlindungan Pekerja Perempuan di Perkebunan Kelapa Sawit dalam rangka Pengarusutamaan Gender atau PUG dilaksanakan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit atau BPDPKS.

"Dalam kegiatan ini isu pengarusutamaan gender menjadi topik utama yang dibahas karena menjadi strategi yang dibangun untuk mengintegrasikan gender menjadi salah satu dimensi integral dari perencanaan, penyusunan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi kebijakan, serta program pembangunan nasional," kata Plt Direktur Kemitraan BPDPKS, Kabul Wijayanto dalam rilisnya pada Senin, 8 Juli 2024.

Hal ini juga menurutnya sesuai dengan salah satu sasaran rencana pembangunan yang terdapat dalam RPJM 2005-2025 terkait peningkatan kualitas sumber daya manusia termasuk peran perempuan dalam pembangunan.

"Melalui kegiatan seminar ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam pemberdayaan dan perlindungan pekerja perempuan di perkebunan kelapa sawit," tutur Kabul lagi.

Disamping itu, dijelaskan Kabul Wijayanto, kegiatan ini juga merupakan media dan forum untuk mendorong pemberdayaan perempuan dalam membangun bersama keberlanjutan industri perkebunan sawit Indonesia, sehingga sangat penting untuk mendorong kesepahaman, kemitraan sinergis, dan kolaborasi pelaku industri.

--page

"Sehingga perempuan mampu berperan dan berpartisipasi aktif dalam membangun kemampuan dan memanfaatkan potensi-potensi yang ada di daerahnya menuju kemandirian finansial," kata Kabul Wijayanto. (TESTI PRISCILLA/H)