BORNEONEWS, Palangka Raya - Niat Khairullah (50) untuk melaksanakan salat Jumat sepertinya sedikit terganggu. Pasalnya sesaat sebelum bertolak ke masjid, handphone Samsung A5 yang diletakkan di atas meja warungnya raib digondol maling. Warga Jalan Belibis, Palangka Raya ini melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Palangka Raya usai salat Jumat.


Menurut ceritanya, peristiwa berawal ketika dirinya hendak berangkat ke masjid terdekat. Namun tiba-tiba datang dua orang menggunakan satu sepeda motor lalu berbelanja. Setelah membeli barang belanjaan, pelaku membayar. Namun ada angsulannya. Khairullah kemudian mencari angsulan tapi tidak ada di warung itu. Dia kemudian berjalan ke belakang untuk mencari uang kembalian tersebut.


"Ketika balik, saya melihat mereka langsung pergi menggunakan motor. Mereka ngebut," katanya kepada polisi, Jumat (10/6/2016).


Dia lalu menaruh tanda tanya besar apakah ada barang yang diambil. Tak lama berselang anaknya datang. Sang anak menanyakan kepada ayahnya ini dimana HP Samsung A5. Barulah Khairullah menyadari jika dua orang tadi telah mengambil Samsung tersebut. Atas kejadian ini, korban menderita kerugian sebesar Rp4,5 juta.


Tidak jauh berselang, peristiwa pencurian juga terjadi di Jalan Pangeran Samudra. Maling itu mencongkel jendela lalu mengembat uang sebesar Rp500 ribu. Anehnya, korban tidak mengambil Rp 1 juta sisanya, padahal semua disimpan dalam satu tempat.


"Malingnya masuk dengan cara mencongkel jendela. Kemudian membongkar tas istri saya. Padahal disitu total uang ada Rp 1,5 juta. Anehnya cuma diambil Rp 500 ribu saja," kata Ms (30) korban pencurian, di Polres Palangka Raya pada saat hendak melapor.


Ms menduga jika pelaku pencurian itu adalah orang dalam. Kalaupun nantinya benar (orang dalam), dia tetap akan melanjutkan ke proses hukum. Tujuannya supaya pelaku bisa jera dan tidak mengulangi perbuatan itu. (BUDI YULIANTO/N)