PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Penanganan Stunting di Kabupaten Pulang Pisau sudah berjalan baik. Meski demikian, anggota komisi 1 DRPD Kabupaten Pulang Pisau, Tandean Indra Bela meminta kepada pemerintah harus terus melakukan evaluasi, baik program maupun penanganannya. 

"Kami support pemerintah daerah yang sudah berjuang maksimal dalam progam penanganan stunting. Kita melihat sudah ada hasilnya, hanya saja barangkali ini betul-betul belum maksimal. Menurut saya, yang diperlukan itu sistem bekerjasamanya dan cara kerjanya." kata Tandean, Selasa, 9 Juli 2024.

Hal-hal yang belum dianggap maksimal itu, lanjut Tandean, dievaluasi dari pemerintah maupun tim yang terlibat. Apalagi dalam penanganan stanting, seluruh OPD sudah terlibat mengambil bagian, sehingga tinggal cara kerjanya yang betul-betul terpadu dalam penanganan stunting, ke 40 lokasi fokus (Lokus) yang ada di Indonesia.

Dari informasi yang didapat Tandean, seluruh OPD sudah mengalokasikan anggaran. Besarannya bervariasi karena tergantung dinas atau badan dalam penanganannya. Ada yang spesifik dan tidak, sesuai dengan tupoksi masing-masing. 

Demi keberhasilan penanganan stunting di Bumi Handep Hapakat, Legislator dari Partai Golkar Pulang Pisau ini mendorong keterlibatan pemerintah desa karena memang potensi di desa itu cukup besar, terutama anggaran. Setiap desa memiliki anggaran dana desa, dan sudah diinstruksikan pemerintah desa juga untuk mengaloksikan anggarannya.

--page

"Kami mengharapkan seluruh data yang by name by address itu memang di desa. Kita mau Kades bersama jajarannya betul-betul memerhatikan itu," ujar Tandean. (RETHA/Y)