BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Biro Ekonomi Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalteng, Said Salim mengklaim Kalteng mengalami deflasi pada Juni 2024.
“Alhamdulilah beberapa komoditas yang saat ini menjadi sampel BPS, semua kabupaten/ kota yang menjadi sampel seperti Sukamara, Kapuas, Sampit, Palangka Raya, semuanya mengalami deflasi di Bulan Juni,” ungkapnya saat memimpin rapat evaluasi TPID, pekan kedua Juli 2024.
Said Salim mengakui ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga tetapi masih kenaikan harga nol koma sekian.
Ia menuturkan, berdasarkan laporan dari beberapa kabupaten telah melakukan beberapa kegiatan dalam rangka pengendalian inflasi yang dilakukan oleh seluruh pemerintah kabupaten melalui TPID daerah.
“Contohnya Sukamara yang sudah menyiapkan SPBU khusus untuk nelayan. Jadi kesulitan mendapatkan BBM untuk nelayan, saat ini diupayakan agar tidak terjadi lagi,” tuturnya.
--page
Ia berharap dengan mudahnya akses nelayan mendapat BBM, bisa menunjang aktivitas nelayan. Hal yang sama dilakukan di Sampit, berkoordinasi dengan Angkasa Pura agar runwaynya diperpanjang dan bisa didarati oleh pesawat yang lebih besar nantinya. (HERMAWAN DP/Y)









