BORNEONEWS, Kuala Kurun - Karang Taruna Kabupaten Gunung Mas mengumumkan bahwa pihaknya akan menggelar lomba lari 5K/5 kilometer yang akan dilaksanakan pada Jumat, 9 Agustus 2024.
"Rencana sebelumnya lomba akan dilaksanakan pada Bulan Juli 2024, namun kita undur menjadi tanggal 9 Agustus 2024 dengan total hadiah mencapai puluhan juta," kata Ketua Panitia sekaligus Pembina Karang Taruna Gunung Mas Binartha, Selasa, 9 Juli 2024.
Dia melanjutkan, lomba lari 5K digelar dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 79 dan juga untuk memperkenalkan Kabupaten Gunung Mas kepada masyarakat luas, termasuk objek wisata yang ada.
"Selain itu, kami berharap, lomba 5K ini bisa mendatangkan rejeki untuk para pelaku UMKM, meningkatkan pemasukan bagi perhotelan, dan objek wisata sehingga bisa meningtkatkan perekonomian masyarakat," harapnya.
Untuk kategori lombanya yakni pelajar putra dan putri serta kategori umum putra dan putri. Untuk kategori pelajar, khusus pelajar asal Gunung Mas sedangkan kategori umum pesertanya bisa dari luar Kabupaten Gunung Mas.
--page
"Kemarin sudah ada pendaftar dari luar Kabupaten Gunung Mas yang tertarik untuk mengikuti lomba lari 5K ini, kami berharap kegiatan ini bisa diikuti banyak peserta," ucap Binartha.
Bagi pelajar atau masyarakat umum yang tertarik untuk mengikuti lomba lari 5K tersebut , pendaftaran akan dibuka pada minggu depan dan tidak dipungut biaya pendaftaran alias gratis.
Sedangkan terkait hadiah yang bisa dibawa pulang oleh para pemenang yaitu totalnya mencapai puluhan juta, kemudian pemenang juga akan mendapatkan piala dan piagam penghargaan.
Binartha menjelaskan, pelaksanaan lomba lari 5K nanti akan dimulai di Taman Kota Kuala Kurun melewati Jalan Tjilik Riwut menuju Jalan Piere Tendean, lalu berbelok ke jalan Brigjend Katamso menuju Jalan Letjend Soeprapto lalu ke Jalan Korpri. Kemudian berbelok ke Jalan Sangkurun hingga berakhir kembali di Taman Kota Kuala Kurun.
"Rute lomba lari 5K ini berbeda dari rute lari yang biasanya, sebab rute lomba lari 5K tersebut ada jalan menanjak dan menurun yang bisa menjadi tantangan tersendiri bagi peserta," tukas Binartha. (RISKA YULYANA/Y)









