KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan pengembangan diri, sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kapuas telah aktif mengikuti program pondok pesantren. 

Program ini bertujuan untuk memberikan pendidikan agama dan moral kepada para warga binaan agar dapat memperbaiki perilaku serta menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas. 

Kegiatan pondok pesantren di Rutan Kapuas ini menarik minat sejumlah warga binaan yang ingin mendalami ajaran agama Islam dan memperkuat spiritualitas mereka.

Dengan bimbingan dari para yang telah ditunjuk, para WBP belajar tentang berbagai aspek agama, hafalan Al-Quran, serta mempraktikkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari, bertempat di Masjid Rutan setempat.

Kepala Rutan Kelas IIB Kuala Kapuas, David Anderson S mengatakan program pondok pesantren ini memberikan kesempatan emas bagi para warga binaan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan di luar penjara kelak. 

--page

"Kami berharap dengan mengikutsertakan para WBP dalam program pondok pesantren, mereka dapat memperoleh pemahaman agama yang lebih baik, memperkuat iman dan tagwa, serta menjadi individu yang lebih baik di masyarakat," katanya, Selasa, 9 Juli 2024.

Dengan adanya program pondok pesantren di Rutan Kapuas, diharapkan para WBP dapat makin termotivasi untuk memperbaiki diri, menjalani kehidupan dengan lebih penuh makna.

"Serta kembali menjadi bagian yang produktif dalam masyarakat setelah masa hukuman mereka berakhir," pungkasnya. (DODI/Y)