KUALA KURUN –

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Fraksi Partai NasDem Hanura DPRD Gunung Mas menyoroti terkait pengelolaan sumber daya alam (SDA) pada rancangan permbangunan jangka panjang daerah (RPJPD) Gumas 2024-2045.

Sebab pada visi misi yang tertuang pada RPJPD Gumas tahun 2024-2045, menurut mereka belum terlihat arah pembangunan terkait pengelolaan SDA tersebut.

Visi yang dirumuskan yakni Gunung Mas yang berkelanjutan, sejahtera, maju berbasis agro resources dan tourism atau disingkat Gunung Mas be Smart dan ada 8 poin misi serta 8 poin sasaran pokok tujuan.

"Bagaimana peran Pemerintah Daerah dan maysarakat lokal dalam hal pengelolaan sumber daya alam yang ada? seperti potensi tambang emas, batu bara, nikel, sircon dan hasil hutan seperti kayu dan lainnya," tanya Evandi.

Jangan sampai kata Evandi, masyarakat Gunung Mas hanya menjadi penonton dari kekayaan yang dimiliki sedangkan kekayaan alam yang ada dikeruk habis.

--page

Sementara itu, Pj Bupati Gunung Mas Herson B Aden melalui jawaban tertulis yang dibacakan oleh Sekda Richard menjelaskan bahwa terkait pengelolaan SDA sudah ada pada sasaran pokok yaitu terwujudnya perekonomian daerah yang inklusi, inovatif dan berkelanjutan berbagis keanekaragaman potensi lokal daerah.

"Sehingga pengelolaan sumber daya alam tetap menjadi fokus dalam RPJPD ini," tegasnya.

Perlu diingat kata Richard, RPJPD merupakan arahan garis besar kebijakan dan strategi sehingga hal-hal yang bersifat kongkrit sampai level program kegiatan nanti akan berada pada empat periode RPJMD Kabupaten Gunung Mas selama 20 tahun mendatang. (RISKA YULYANA/H)