BORNEONEWS, Katingan - Kearifan lokal masyarakat Katingan Hulu dalam memelihara lingkungan, mencakup berbagai praktik dan pengetahuan tradisional yang diwariskan secara turun-temurun. Mereka begitu menghargai akan pentingnya keberadaan hutan dan sungai atau air.
Untuk itu penduduk setempat merasa penting dalam pengelolaan hutan dan air yang berada di desanya. Masyarakat Katingan Hulu terutama di Kelurahan Tumbang Sanamang Kabupaten Katingan Provinsi Kalimantan Tengah mengelolanya secara tradisional dengan kearifan lokal yang ada.
Masyarakat memiliki aturan ketat. Seperti dalam hal sungai dan mata air. Di sana sungai dan air dijaga kebersihannya karena merupakan sumber kehidupan.
Sedangkan hutan yang ada di desa tersebut yang berdampingan dengan tempat tinggal masyarakat juga dijaga kelestariannya.
Dengan menghargai dan melestarikan kearifan lokal, masyarakat Katingan Hulu tidak hanya menjaga lingkungan mereka tetap lestari, tetapi juga mempertahankan identitas dan budaya mereka.
--page
Hal ini juga didukung oleh imbauan pemerintah dan aparat penegak hukum akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
"Kami selalu mengimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan sungai dan melestarikan hutan yang ada," katanya Bhabinkamtibmas dari Polsek Katingan Hulu Brigpol Ulberto Tumalatoni , Rabu, 10 Juli 2024.

Menjaga sungai langkah penting untuk memastikan kelestarian lingkungan. Muaranya juga untuk kesinambungan dan kesehatan masyarakat.
Penegakan hukum, peraturan yang melarang pembuangan limbah industri dan rumah tangga yang berbahaya ke sungai juga satu cara menjaga lingkungan di sana. Apa bila ada yang melanggar maka diberi sanksi tegas.
Dowa, seorang warga di daerah itu mengatakan, pihaknya selalu berusaha melindungi ekosistem air dan memastikan sumber daya air agar selalu bersih.
--page
"Ini penting karena merupakan kebutuhan sehari-hari dan masa depan anak cucu kita," kata Dowa.

Menurut Dowa, pihaknya selalu menghargai dan melestarikan kearifan lokal. Masyarakat Katingan Hulu selalu dengan sadar berusaha menjaga lingkungan mereka agar tetap lestari.
Di antaranya seperti tidak melakukan penebangan pohon pada areal hutan di desa yang berdekatan dengan hunian masyarakat.
"Tujuannya agar mempertahankan identitas dan budaya kami. Keberadaan sungai dan hutan ini untuk kehidupan masyarakat Katingan Hulu. Selalu menjaga lingkungan untuk tetap asri," bebernya.

Sungai di Katingan Hulu selain sebagai sumber konsumsi dan keperluan lainnya juga merupakan tempat untuk beraktivitas sehari-hari. Seperti akses jalur transportasi air menggunakan kapal atau kelotok. Alat transportasi ini penting sebagai pengangkut barang maupun orang. Melalui sungai ini denyut kehidupan masyarakat senantiasa berlangsung. (MARINI/j)









