KASONGAN –

BORNEONEWS, Kasongan - Pemerintah Kabupaten Katingan mengumumkan rencana buka tutup sementara Jembatan Sei Katingan di Kasongan, Kecamatan Katingan Hilir untuk melakukan pemeliharaan.

Kepala Dinas Perhubungan dan Perikanan Kabupaten Katingan, Roby, Rabu, 10 Juli 2024 menuturkan, sistem buka tutup Jembatan Sei Katingan tersebut dijadwalkan mulai tanggal 14 Juli 2024 sampai dengan 3 Agustus 2024 mendatang.

Sementara  untuk jadwal tutup total akan dilaksanakan pada pukul 00.00 – 06.00 pada tanggal 19 Juli 2024 dan 30 Juli 2024.

"Selain itu juga ada pembatasan kendaraan dan angkutan dengan berat maksimal 8 ton yang melintas di Jembatan Sei Katingan tersebut," kata Roby.

Menurut Roby jika pemeliharaan ini diperlukan untuk memastikan keamanan dan kelayakan jembatan bagi pengguna jalan.

--page

Roby mengatakan Jembatan Sei Katingan di Kabupaten Katingan ini menghubungkan antar kabupaten dan provinsi, yang merupakan jalur vital bagi lalu lintas harian dalam dan luar kota. 

Penutupan ini diharapkan dapat meminimalkan dampak terhadap mobilitas masyarakat, dengan pemerintah telah mengatur rencana pengalihan rute dan transportasi alternatif selama periode penutupan.

Roby menyampaikan bahwa dari pernyataan resmi pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Direktorat Jendral Bina Marga Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalimantan Tengah satuan kerja pelaksaan jalan Nasional Wilayah I Provinsi Kalimantan Tengah, pekerjaan pemeliharaan akan mencakup kegiatan persiapan rambu dan pengaman.

Kemudian pabrikasi pembersihan, bongkar beton lantai jembatan, pemasangan bekisting, perakitan atau pemasangan besi, pengecoran lantai beton, serta pengecatan ulang bagian-bagian yang memerlukan perbaikan. 

Proyek ini dijadwalkan selesai dalam waktu dua bulan, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca.

--page

Masih menurut Roby, untuk jalan-jalan alternatif yang dapat dilalui ketika penutupan dilaksanakan di antaranya, yakni ruas jalan kabupaten, fery penyebrangan Desa Luwuk, fery penyeberangan Desa Pendahara dan Desa Talian Kereng.

Roby mengimbau kepada pengguna jalan yang bakal melintasi jembatan tersebut agar selalu berhati-hati dan tetap mengikuti rambu-rambu atau petunjuk petugas di lapangan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. (ABDUL GOFUR/H)