BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Kesehatan atau Dinkes Kabupaten Kapuas telah mengadakan pertemuan validasi data program terkait penyakit Tuberkulosis atau TBC tahun 2024.
Kegiatan dalam rangka percepatan penanggulangan penyakit Tuberkulosis, Pertemuan Validasi Data Program TBC Kabupaten Kapuas tahun 2024.
Peserta dari pertemuan ini adalah seluruh pemegang program TBC di Puskesmas, Rumah Sakit, Labkesda dan Klinik dari Polres serta dari Rutan Kapuas dengan keseluruhan peserta sebanyak 30 orang.
Narasumber dalam pertemuan ini adalah dari Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, Global Fund Kalimantan Tengah dan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas.
"Tujuan dari pertemuan ini adalah untuk melaporkan semua kasus TBC yang ditemukan pada tahun 2024 dan hasil pengobatan TBC Sensitif obat untuk kohort tahun 2023," kata Kepala Dinkes Kapuas, dr Tonun Irawaty Panjaitan, Rabu, 10 Juli 2024.
--page
Serta, lanjut dia kasus TBC Resisten obat untuk kohort tahun 2021, menindaklanjuti alert dan reminder di SITB serta memastikan seluruh data di form manual tercata di SITB, sekaligus memberikan umpan balik kepada fasyankes terkait data yang perlu dilengkapai dalam SITB.
Lebih lanjut, Tonun menjelaskan bahwa penyakit TBC masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Kabupaten Kapuas.
"Agar pencapaian target penemuan, pengobatan dan investigasi kontak agar secepatnya dapat dicapai dengan bekerjasama dengan lintas sektor," pungkasnya. (DODI/H)









