PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Upaya Pemkab Pulang Pisau dalam mewujudkan tata ruang yang berkualitas terus dilakukan salah satunya dengan memaparkan Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Perencanaan (RDTR-WP) Kahayan Hilir.

Penjabat Bupati Pulang Pisau Nunu Andriani menyampaikan dirinya telah memaparkan RDTR-WP Kahayan Hilir dalam rapat koordinasi lintas sektor bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

“Kita telah memaparkan RDTR-WP Kahayan Hilir. Sebagaimana disampaikan Pak Dirjen ini merupakan untuk mendapatkan persetujuan substansi, artinya RDTR ini untuk melihat berbagai potensi yang ada di Kecamatan Kahayan Hilir,” katanya.

Di mana dalam paparannya, Nunu menyampaikan bahwa luas total wilayah perencanaan Kahayan hilir seluas 18.792,55 hektar dengan potensi mulai dari sektor primer, sekunder dan sektor tersier.

Adapun tujuan penataannya yaitu mewujudkan wilayah perencanaan Kahayan hilir sebagai pusat perdagangan, jasa dan pemerintahan didukung penyedia sarana dan prasarana pelayanan perkotaan yang memadai, berkadilan, berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

--page

Kegiatan yang berlangsung di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel, Kota Jakarta Selatan belum lama ini. Sambung Nunu dapat melihat potensi yang nantinya bisa mempromosikan ke para investor yang berkeinginan berinvestasi di Bumi Handep Hapakat.

“Dan juga yang menjadi atensi, untuk RDTR ini bisa terkoneksi dengan OSS sehingga para investor yang berinvestasi bisa melihat seperti apa investasi mereka, di mana saja posisi atau tempatnya,” pungkasnya. (Ahm)