PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz mengatakan bahwa jenis kredit Kalteng hingga April 2024 ini didominasi oleh kredit konsumsi.

"Jenis kredit pada posisi bulan April 2024 masih didominasi oleh kredit konsumsi dengan porsi sebesar Rp18,51 triliun atau 40,01 persen dari total kredit," kata Danu dalam keterangan resminya pada Rabu, 10 Juli 2024.

Kemudian diikuti dengan kredit modal kerja sebesar 14,40 triliun atau 31,12 persen dari total kredit, lalu kredit investasi dengan jumlah terendah, yakni sebesar Rp13,36 triliun atau sebesar 28,88 persen dari total kredit.

"Lima sektor ekonomi kredit terbesar meliputi Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan dengan proporsi kredit sebesar Rp13,60 triliun atau 29,41 persen dari total kredit dengan NPL sebesar 0,69 persen," jelas Danu lagi.

Selanjutnya Pemilikan Peralatan Rumah Tangga Lainnya, termasuk pinjaman multiguna dengan proporsi kredit sebesar Rp12,98 triliun atau sebesar 28,07 persen dari total kredit dengan NPL sebesar 0,67 persen.

"Perdagangan Besar dan Eceran dengan proporsi kredit sebesar Rp8,26 triliun atau sebesar 17,86 persen dari total kredit dengan NPL sebesar 3,26 persen," jelasnya.

Keempat, lanjutnya, ialah kredit pada Pemilikan Rumah Tinggal dengan proporsi kredit sebesar Rp5,11 triliun atau sebesar 11,06 persen dari total kredit dengan NPL sebesar 2,91 persen.

--page

"Kelima, yakni Industri Pengolahan dengan proporsi kredit sebesar Rp1,32 triliun atau sebesar 2,85 persen dari total kredit dengan NPL sebesar 0,56 persen," katanya.(TESTI PRISCILLA/R)