BORNEONEWS, Palangka Raya-- Momen penghormatan terakhir di ruang paripurna DPRD Kota Palangka Raya sungguh mengharukan. Isak tangis dari istri, anak, dan keluarga itu sudah pasti. Namun yang terjadi, beberapa teman, kolega sesama anggota dewan terutama legislator perempuan terlebih sesama Komisi C, banyak yang sesenggukan.

Beberapa kali mereka menyeka air mata,  tanda ikut haru kepergian almarhum Budi Susilo. Apalagi di layar ditampilkan foto-foto kegiatan kedewanan yang diikuti almarhum saat masih bertugas, baik kala rapat komisi, kunker, maupun reses di daerah pemilihan.

Mereka tak menyangka, pria yang suka canda tawa, riang gembira, sikap santun bersahabat yang ditampilkannya ke semua orang baik kawan maupun lawan politiknya, ternyata pergi begitu cepatnya. Masih muda, baru berumur 43 tahun.

Wali Kota Palangka Raya Riban Satia, yang mendapat giliran pertama memberikan sambutan penghormatan terakhir kepada mendiang, mengatakan rasa belasungkawa dan kehilangan atas sosok Budi Susilo. Namun ia mengingatkan, tidak ada yang bisa menolak ketentuan Tuhan YME.

“Kami merasa kehilangan. Orangnya bersahaja dalam sikap kesehariannya maupun dalam bertugas. Kita ikhlaskan saja kepergiannya agar almarhum bisa tenang. Kita tidak kuasa menolak kehendak-Nya. Terimakasih saya ucapkan kepada ketua DPRD kota, Ketua DPRD Kalteng, dan seluruh jajaran atas penyelenggaraan upacara penghormatan terakhir ini,” kata Riban.

Disusul Sigit K Yunianto, yang hampir sama mengungkapkan rasa kehilangan atas kepergian almarhum. Sesekali Sigit yang juga sama-sama satu partai ini, sesenggukan dan berkaca-kaca saat menyampaikan salam perpisahannya di depan Jenazah.

“Saya merasa kehilangan rekan kerja yang masih aktif ini, bahkan dua hari sebelum jatuh sakit masih turun kantor walaupun kondisi kurang sehat. Selama pengabdiannya, ia dikenal rajin dan ulet. Atas nama
pribadi dan alat kelengkapan dewan serta anggota, juga sekretariat DPRD, mohon dimaafkan jika ada kesalahan almarhum. Semoga yang ditinggalkan mendapat ketabahan. Kita ikhlaskan kepergiannya dan mari kita doakan untuk beliau,” cetus Sigit. (ROZIKINZ/*)