BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Tim Promkes Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Kuala Kapuas, Provinsi melalui radio siaran pemerintah daerah memberikan edukasi seputar penyakit hipertensi.
Ketua Pokja Komunikasi dan Edukasi (KE) dr. Erny Indrawati, didampingi Popo Subroto selaku Koordinator dan Administrator Ahli Unit Promkes RSUD Kapuas, dan ditemani penyiar yang mengulas tentang hipertensi.
dr. Erny menjelaskan bahwa saat ini orang yang mengalami darah tinggi atau hipertensi semakin banyak, hal ini dikarenakan pola hidup yang tidak sehat.
Menurut dia banyaknya makanan cepat saji yang banyak mengandung garam dan berkurangnya aktivitas tubuh, merokok, menjadi salah satu pemicu timbulnya darah tinggi atau hipertensi.
"Hipertensi yang tidak diatasi, dapat menimbulkan banyak penyakit di kemudian hari. Hal ini akan sangat berdampak pada keluarga. Karena pasti akan membutuhkan peran besar keluarga untuk membantu pasien tersebut dalam kehidupan sehari-hari," katanya, Jumat, 12 Juli 2024.
--page
Karenanya, untuk mengontrol tekanan darah agar tidak naik dan menyebabkan timbulnya penyakit, diperlukan perubahan pola makan dan gaya hidup menjadi hal utama yang harus dilakukan.
"Seseorang dinyatakan menderita hipertensi, dengan mengetahui terlebih dahulu tekanan darah normal untuk dewasa, antara lain systole (tekanan darah atas): 100-139 mmHg, diastole (tekanan darah bawah): 60-89 mmHg, dan pada olahragawan tekanan darah dapat lebih rendah," ucapnya.
Dikatakan darah tinggi bila systole lebih dari 140 mmHg, dan diastole lebih dari 90 mmHg. Sedangkan untuk bayi dan anak, kisaran tekanan darah yang normal, bayi (kurang dari 1 bulan ) : systole 45-80 mmHg; diastole 30-55 mmHg, bayi (kurang dari 1 tahun) : systole 65-100 mmHG; diastole 35-65 mmHg.
Selanjutnya, untuk anak balita (1-5 tahun) : systole 80-115 mmHg; diastole 55-80 mmHG, anak (6-13 tahun) : systole 80-120 mmHg; diastole 45-80 mmHg, dan remaja (14-18 tahun) : systole 112-128 mmHg; diastole 62-80 mmHg.
"Keluhan atau gejala seseorang mengalami hipertensi, yaitu biasanya tidak disadari karena tidak ada keluhan. Keluhan atau gejala akan timbul bila tekanan darah sudah sangat tinggi. Gejala yang sering dialami penderita hipertensi sebagai berikut, sakit kepala, penglihatan kabur, telinga mendengung, muntah, dan detak jantung tidak teratur," imbuhnya. (DODI/H)









